Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

2 Hari Terakhir, 1.800 Pasien COVID-19 di Sleman Dinyatakan Sembuh

2 Hari Terakhir, 1.800 Pasien COVID-19 di Sleman Dinyatakan Sembuh
Ilustrasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Share Article

Sleman, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mencatatkan dalam dua hari terakhir angka penambahan kasus sembuh dari COVID-19 cukup tinggi. Kepala  Dinkes Sleman, Joko Hastaryo mengungkapkan, ada lebih dari 1.800 pasien yang sembuh dari COVID-19 pada Sabtu (24/7/2021) dan Minggu (25/7/2021).

1. Angka kesembuhan 73 persen

Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Joko menjelaskan, pada Sabtu jumlah kasus sembuh di Sleman sebanyak 983 kasus, sedangkan pada Minggu jumlahnya 843 kasus. Jika dirata-rata, saat ini angka kesembuhan di Sleman mencapai 73,11 persen.

"Artinya sekarang antara kesembuhan di kabupaten Sleman sedikit demi sedikit merangkak, jadi saat ini 73,11 persen. Masih rendah sebetulnya tapi lebih baik dari minggu yang lalu di kisaran, 65 persen," ungkapnya pada Senin (26/7/2021).

2. Jumlah kasus meninggal akibat COVID-19 masih cukup tinggi

Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Meski kasus sembuh menggembirakan, namun kasus meninggal harian akibat COVID-19 di Sleman juga terbilang masih tinggi. Joko menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir, ada belasan hingga puluhan kasus meninggal per harinya akibat COVID-19.

"Jumlah kematian per hari masih cukup banyak, kemarin (Minggu) masih 27 kasus, Sabtu 19 kasus, Jumat 22 kasus, Kamis 44 kasus," katanya.

3. Penambahan kasus dari minggu per minggu mengalami penurunan

Ilustrasi ruang isolasi pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/Jojon)
Ilustrasi ruang isolasi pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/Jojon)

Joko menambahkan, secara umum penambahan kasus COVID-19 dari minggu ke minggu cenderung mengalami penurunan. Menurutnya, pada minggu ke-27 angka penambahan kasus COVID-19 dalam satu minggu sebanyak 3.074 kasus. Lalu pada minggu ke-28 menurun ke angka 2.921 kasus dan minggu ke-29 menjadi 2.345 kasus.

"Secara data minggu ke-28 itu sudah mulai ada penurunan dari sebelumnya. Minggu ke-29 masih turun kemudian minggu ke-30, saat ini baru masuk hari ke 5 itu kecenderungan turun," paparnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siti Umaiyah
Paulus Risang
Siti Umaiyah
EditorSiti Umaiyah

Latest News Jogja

See More

Garuda Institute Minta Pemerintah Evaluasi BGN, Ini 7 Rekomendasinya

27 Jun 2026, 18:51 WIBNews