Ilustrasi Pernikahan (IDN Times/Arief Rahmat)
Meskipun masih banyak perkawinan yang tidak tercatat, namun Susmiarto mengungkapkan jika data tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelum-sebelumnya.
Pada tahun 2019 lalu, dari 550.843 data perkawinan atau 68,19 penduduk dengan status kawin, sekitar 31,81 di antaranya atau 257.018 perkawinan tidak tercatat.
Pada tahun 2020, dari jumlah penduduk kawin sebanyak 548.069 atau 73,57 persen, sebanyak 26,43 persen atau 196.911 perkawinan tidak tercatat. Sedangkan untuk tahun ini, dari 549.163 penduduk yang kawin atau 76,74, sebanyak 23,26 persen atau 166.463 perkawinan tidak tercatat.
"Kawin tidak tercatat sebanyak 23,26 persen menurun dibandingkan dengan tahun-tahun lalu," paparnya.