Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Div Propam Polri Gunungkidul atau yang dikenal SPPG Sumberejo distop beroperasi. (Dok. Istimewa)
Hermawan menyebut total SPPG di Kabupaten Bantul saat ini mencapai 127 unit. Sebanyak 101 SPPG masih beroperasi melayani Makan Bergizi Gratis (MBG), 10 SPPG dihentikan sementara, dan sisanya masih dalam proses, seperti pembangunan gedung, pengajuan izin SLHS, penyediaan tempat tinggal pegawai, hingga izin instalasi pengolahan limbah (IPAL).
"Idealnya itu jumlah SPPG di Bantul sekitar 140-an dengan asumsi setiap SPPG memberikan layanan MBG untuk sekitar 2.000 penerima manfaat," ungkapnya.
Terkait pembukaan kembali 10 SPPG, Hermawan mengatakan hal itu menjadi kewenangan BGN. Namun, prosesnya akan berkoordinasi dengan satgas MBG tingkat kabupaten yang memiliki data.
"Tentunya BGN akan melakukan verifikasi di lapangan terhadap SPPG tersebut. Apakah sudah memenuhi tiga persyaratan tersebut yakni mengantongi SLHS, menyediakan tempat tinggal untuk pegawai MBG dan izin IPAL," tuturnya. "Tapi khusus untuk SPPG Srihardono 2 dan 1 ditutup sementara karena kasus keracunan yang diduga berasal dari MBG," tambahnya.