Comscore Tracker

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang Unik

Tidak perlu pakai make up

Abdi Dalem jaler atau laki-laki yang bertugas di Keraton Yogyakarta memiliki keharusan untuk memakai busana peranakan dalam kesehariannya. Busana peranakan juga menjadi ciri khas pakaian adat Abdi Dalem untuk beberapa acara.

Namun, tidak terbatas dikenakan oleh Abdi Dalem, busana peranakan juga menjadi pakaian wajib bagi pengunjung yang mengikuti acara penting di Keraton. Merupakan pakaian adat yang memuat makna mendalam, yuk, simak fakta menarik dari busana peranakan.

1. Busana yang menandakan persaudaraan

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang Unikilustrasi Abdi Dalem mengenakan busana peranakan (facebook.com/Kraton Jogja)

Busana peranakan atau ageman peranakan merupakan pakaian dinas yang mempunyai makna tersendiri secara harfiah. Arti dari peranakan adalah diper-akan-kan atau rahim ibu yang mana mempunyai maksud seperti saudara dari satu ibu, sehingga para abdi dalem memiliki ikatan persaudaraan yang kuat.

Para Abdi Dalem mengemban tugas bersam-sama dan menjaga kerukunan satu dengan yang lain menjadi kewajiban demi keharmonisan lingkungan Keraton. Menjaga Keraton dengan sepenuh hati merupakan tugas utama dari Abdi Dalem sejak dilantik sampai pensiun.

2. Menyamaratakan status sosial pemakainya

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang Unikilustrasi Abdi Dalem mengenakan busana peranakan (facebook.com/Kraton Jogja)

Di dalam Keraton, para Abdi Dalem disebut dengan panggilan kanca yang berarti teman atau saudara. Hal ini berkaitan dengan seragam mereka kenakan dan nama peranakan, sehingga menjunjung persaudaraan yang sangat tinggi.

Tidak ada yang namanya kesenjangan dan permusuhan. Apalagi saling berlomba untuk keegoisan sendiri agar tampak paling baik di antara yang lain.

Baca Juga: Hal yang Perlu Kamu Soal Pakaian Adat Tradisional Pakpak

3. Simpel tanpa menggunakan riasan wajah

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang Unikilustrasi Abdi Dalem mengenakan busana peranakan (facebook.com/Kraton Jogja)

Menghapus garis status sosial antara si miskin dan si kaya adalah salah satu tujuan dari pemakaian busana peranakan oleh para Abdi Dalem. Termasuk penggunaan make up berlebihan bagi Abdi Dalem estri pun tidak diperkenankan. Begitupun Abdi Dalem jaler yang dihidari mengenakan alas kaki di dalam Keraton.

Hal tersebut dimaksudkan untuk tidak melihat seseorang dari status sosialnya. Make up dan alas kaki dianggap dapat memperlihatkan siapa yang lebih mampu dan layak untuk memilikinya.

4. Makna motif dan atributnya yang mendalam

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang UnikBusana Abdi Dalem Jaler (dok. Kraton Jogja/Pranakan, Busana Abdi Dalem Jaler)

Busana peranakan Abdi Dalem jaler memiliki lurik biru tua yang ada pada pakaian Abdi Dalem, menandakan kedalaman samudra yang tenang dan memiliki kekuatan yang dalam dalam diri. Sedangkan tiga sampai empat buah telupat berwarna keemasan melambangkan persaudaraan sesama laki-laki yang tidak lekang oleh waktu.

Adapun, enam buah kancing di bagian leher yang menyiratkan makna rukun iman. Sedang lima buah kancing pada ujung lengan menjadi jumlah rukun islam. Hal tersebut dikarenakan inspirasi dari busana ini sendiri adalah dari pakaian santri, dan kebanyakan abdi dalem memeluk agama Islam.

Selain itu, ada kelengkapan pakaian yang disebut Belah Banten. Berupa lima buah kancing yang terdapat pada lengan, tujuannya adalah untuk mempermudah penggunanya ketika hendak bersuci saat hendak beribadah.

5. Penggunaanya di dalam Keraton

5 Fakta Menarik Busana Peranakan, Pakaian Adat Abdi Dalem yang Unikilustrasi Abdi Dalem mengenakan busana peranakan (facebook.com/Kraton Jogja)

Saat bertugas sebagai Abdi Dalem dan memasuki kompleks Keraton maupun tempat yang disucikan oleh Keraton, busana peranakan harus dikenakan baik saat terlibat acara penting maupun tidak sama sekali. Busana peranakan dan Abdi Dalem memiliki hubungan yang kuat, dengan persaudaraan, agama, dan kesetaraan. Hal tersebut menggambarkan betapa sangat menjaga kerukunan Abdi Dalem sebagai saudara.

Itulah beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu mengenai busana peranakan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Abdi Dalem. Jika kamu terlibat dalam acara yang diselenggarakan Keraton, jangan sampai keliru untuk mengenakan pakaian adat ini, ya.

Baca Juga: Ragam Pakaian Adat Nusantara di Parade Budaya Makassar

Topic:

  • Langgeng Irma Salugiasih

Berita Terkini Lainnya