Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pengusaha Marching Band Asal Bantul Ketuai APMBI Periode 2026-2030

IMG-20260209-WA0002.jpg
Pengukuhan kepengurusan APMBI periode 2026-2030.(IDN Times/Daruwaskita)
Intinya sih...
  • Program kerja APMBI periode 2026-2030 fokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha, termasuk pendampingan legalitas usaha, peningkatan keterampilan produksi, dan fasilitasi akses pasar.
  • APMBI menjadi wadah bersama untuk memajukan industri marching band di Indonesia, menyuarakan persoalan kolektif, dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
  • Harapan agar kepengurusan APMBI periode 2026–2030 dapat menjalankan amanah dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota APMBI.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Musyawarah Nasional (Munas) I Asosiasi Pengusaha Marching Band Indonesia (APMBI) resmi ditutup pada Minggu (8/2/2026). Dalam forum tersebut, peserta Munas secara mufakat menetapkan Muhammad Safruddin Ihsan sebagai Ketua Umum APMBI periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Safruddin Ihsan mengatakan industri marching band melibatkan ratusan hingga ribuan pelaku usaha dan tenaga kerja di berbagai daerah. Sektor ini mencakup pengrajin dan perakit alat musik, produsen suku cadang, penyedia seragam, hingga distributor.

“Industri marching band juga menopang aktivitas seni dan olahraga di lingkungan pendidikan. Ini menunjukkan sektor marching band memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang, termasuk keberhasilan sejumlah pelaku lokal menembus pasar ekspor,” ujarnya.

1. ‎ Program kerja APMBI periode 2026-2030

IMG-20260209-WA0001.jpg
Ketua Umum APMBI, Muhammad Safruddin Ihsan. (IDN Times/Daruwaskita)

Ihsan menambahkan, kepengurusan APMBI periode 2026–2030 akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas pelaku usaha. Upaya tersebut meliputi pendampingan legalitas usaha, peningkatan keterampilan dan kualitas produksi, penguatan manajemen serta tata kelola bisnis, hingga fasilitasi akses pasar dan jejaring usaha.

“APMBI tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi representatif, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha marching band agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ihsan menyebut kepengurusan APMBI periode 2026–2030 berkomitmen membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Kami juga akan mendorong pendampingan UMKM, pelatihan, fasilitasi promosi, serta pengembangan pasar yang diharapkan memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan industri marching band nasional,” tandas pengusaha peralatan marching band asal Bantul itu.

2. ‎ APMBI sebagai tempat untuk berjuang memajukan industri marching band

IMG-20260207-WA0017.jpg
Sekretaris Jenderal, APMBI periode 2026-2030, M. Iqbal Khambali(kiri).(IDN Times/Daruwaskita)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal APMBI periode 2026–2030, M Iqbal Khambali, mengatakan pembentukan APMBI menjadi wadah bersama bagi para pengusaha marching band di seluruh Indonesia untuk berjuang meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha sekaligus memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Selama ini para pengusaha marching band berjuang sendiri-sendiri agar usahanya berkembang. Kini sudah ada asosiasi sebagai tempat bersama untuk memajukan industri marching band di Indonesia,” ujarnya.

Iqbal menambahkan, melalui APMBI berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha bisa disuarakan secara kolektif, termasuk kondisi usaha yang tertekan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Penjualan peralatan marching band bahkan turun hingga 50 persen. Keluh kesah seperti ini bisa kami sampaikan bersama-sama kepada pemerintah,” tandasnya.

3. ‎Keberadaan APMBI manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anggota

IMG-20260208-WA0030.jpg
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta.(IDN Times/Daruwaskita)

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyebut pelaksanaan Munas I APMBI di Yogyakarta, khususnya Bantul, menjadi harapan agar organisasi tersebut ke depan dapat berkembang secara istimewa.

“Mewakili Pemkab Bantul, saya berharap kepengurusan APMBI periode 2026–2030 dapat menjalankan amanah dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota APMBI,” ujarnya.

Aris juga berharap setelah terbentuknya kepengurusan nasional, struktur APMBI di tingkat daerah dapat segera dibentuk agar program organisasi bisa berjalan lebih merata di seluruh wilayah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Pengusaha Marching Band Asal Bantul Ketuai APMBI Periode 2026-2030

09 Feb 2026, 09:31 WIBNews