Comscore Tracker

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi Mandiri

Psikiater UGM membeberkan sejumlah tips saat isoman

Sleman, IDN Times - Selain memperhatikan kondisi fisik saat isolasi mandiri (isoman), seseorang juga harus memastikan bahwa kondisi mental tetap terjaga. Tidak jarang, saat menjalani isoman seseorang justru merasa cemas, khawatir, serta ketakutan.

Menurut Psikiater dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ronny Tri Wirasto, mengungkapkan, isoman merupakan sebuah kondisi yang menimbulkan gap baik secara fisik, emosi, maupun finansial. Gap tersebut berpotensi memunculkan sejumlah persoalan. Secara umum, permasalahan yang kerap terjadi saat isoman adalah ketakutan menghadapi penyakit itu sendiri, ketakutan saat isoman, serta kebosanan dan frustrasi.

"Persoalan ini yang kita hadapi bersama saat ini,” ungkapnya pada Jumat (9/7/2021).

Ronny mengatakan, ada beberapa cara menghadapi stres agar mental tetap sehat selama isoman. Berikut pemaparannya.

1. Batasi menonton berita terkait COVID-19

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi MandiriIlustrasi menggunakan media sosial (Pexels.com/Porapak Apichodilok)

Hal pertama yang bisa dilakukan yakni dengan membatasi menonton, membaca, atau mendengar berita maupun cerita baru terkait COVID-19 termasuk melalui media sosial. Pembatasan ini bisa berupa durasi maupun sumber berita.

"Pembatasan bisa berupa waktu, jumlah, topik atau sumbernya. Atur waktu dalam pembatasan ini," kata Ronny.

2. Lakukan perawatan tubuh secara optimal

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi MandiriIlustrasi olahraga (IDN Times/Mardya Shakti)

Hal lain yang perlu dilakukan, ujar Ronny, yakni melakukan perawatan tubuh secara optimal mulai dari kebersihan hingga aktivitas fisik. Beberapa tambahan aktivitas fisik yang dapat dilakukan seperti melakukan latihan bernapas dalam, peregangan, atau meditasi yang terarah. Tidak hanya itu, dari sisi makanan juga perlu diatur agar seimbang.

"Lalu, melakukan olah raga ringan secara teratur. Hindari konsumsi alkohol dan rokok," katanya.

Baca Juga: Benarkah Ivermectin Ampuh untuk Terapi COVID-19? Ini Kata Pakar UGM 

3. Tetap terhubung dengan orang lain

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi MandiriPexels

Tips berikutnya yakni dengan tetap terhubung dengan orang lain. Baik keluarga, kerabat, maupun teman. Komunikasi ini bisa dilakukan melalui sosial media, daring maupun via telepon.

"Selalu berkomunikasi untuk membagi kondisi dan perasaan saat ini," jelasnya.

4. Segera hubungi konselor bila diperlukan

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi MandiriPexels.com/cottonbro

Jika dengan cara di atas seseorang masih tetap kesulitan, seperti masih ada perasaan marah, ketakutan, kesedihan,  frustrasi, perubahan nafsu makan, energi berkurang, minat dan keinginan berkurang, kesulitan tidur, maka seseorang perlu segera mendapatkan pendampingan profesional, baik konselor, psikolog dan atau psikiater.

Bahkan, perlu diwaspadai jika sampai mengalami gangguan tidur atau muncul beberapa keluhan fisik seperti nyeri kepala, nyeri ulu hati, serta nyeri di sejumlah bagian tubuh atau kulit.

"Kalau masih ada keluhan seperti itu sebaiknya segera minta pendampingan profesional, baik konselor, psikolog dan atau psikiater," katanya.

5. Orang sekitar perlu memberikan dukungan sosial

5 Cara Menjaga Kondisi Mental saat Menjalani Isolasi MandiriIlustrasi isolasi mandiri (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Tidak kalah penting, untuk orang-orang di sekitar pasien COVID-19 juga perlu memberikan dukungan sosial. Dukungan ini diharapkan dapat mengurai masalah atau stresor saat isoman. 

“Perlu ada dukungan sosial/masyarakat dan ini perlu ditingkatkan saat ini,” katanya. 

Baca Juga: Air Purifier Bisa Mengurangi Virus Corona di Udara, Ini Penjelasannya

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya