- 200 ml santan cair air 300 ml
- 75 ml air kelapa segar
- 250 gram tepung beras
- 25 gram tepung terigu
- 13 gram tepung tapioka
- 130 gram gula
- 1/2 sendok teh ragi instant
- 2 lembar daun pandan segar
- Dua jumput garam
Resep Kue Apem Tepung Beras Bebas Telur, Jajanan Pasar Legendaris

Bagi masyarakat Jawa, kue apem bukan sekadar camilan, melainkan simbol berbagai momen kehidupa, mulai perayaan kelahiran hingga tradisi yang masih dilestarikan di Keraton Jogja.
Memiliki filosofi mendalam, jajanan manis dan mengenyangkan ini masih eksis di pasar-pasar tradisional. Menariknya, kamu bisa membuat sendiri versi yang lebih simpel dengan resep kue apem tepung beras tanpa telur. Jangan ragu, teksturnya tetap lembut dan rasanya juara. Intip cara bikinnya, yuk.
1. Bahan resep kue apem tepung beras

2. Cara membuat

- Dalam sebuah panci ukuran sedang, masak santan, daun pandan, dan garam dengan api kecil. Aduk terus supaya santannya tidak pecah sampai mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan diamkan sampai hangat.
- Kemudian saring aneka tepung sampai mendapatkan yang terhalus satu per satu, lalu masukkan dalam sebuah mangkuk. Campurkan seluruh tepung dengan gula, ragi instant dan santan hangat. Aduk-aduk sampai merata. Tutup mangkuk dengan kain bersih dan diamkan selama kurang lebih satu jam.
- Sesudahnya, tuang air kelapa dan aduk lagi sampai adonannya kalis.
- Siapkan cetakan, olesi dengan margarin di permukaannya dan panaskan dengan api kecil. Isi cetakan masing-masing dengan satu sendok sayur adonan.
- Tutup cetakan dan jika bagian bawah sudah kecokelatan, balik adonan dan tutup lagi. Masak sampai atas dan bawah warnanya merata dan adonan menjadi kering.
- Angkat dari cetakan dan apem tepung beras siap dinikmati!
3. Filosofi kue apem menurut masyarakat Jawa

Menurut laman Kalurahan Tepus Gunungkidul, kue apem memiliki makna mendalam masyarakat Jawa. Kue apem menjadi salah satu perlengkapan menu sesaji yang kehadirannya menjadi simbol yang melambangkan permohonan ampun (apem) kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dan biasanya, proses pembuatan apem yang dilakukan bersama-sama antar warga menjadikannya memiliki makna keakraban, solid, dan kebersamaan menjaga tradisi leluhur. Bahkan, di Kraton Jogja sampai saat ini masih dilakuka tradisi ngapem yang dilaksanakan oleh para perempuan seperti putri raja hingga permaisurinya.

Kue apem bukan hanya jajanan biasa, tapi simbol tradisi Jawa yang patut dilestarikan. Yuk, coba praktikkan resep apem ekonomis tanpa telur ini untuk camilan keluarga. Pas disantap bersama kopi atau teh. Selamat memasak.


















