Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Simpan Tempe Goreng Agar Tekstur Renyah dan Tidak Berminyak

5 Cara Simpan Tempe Goreng Agar Tekstur Renyah dan Tidak Berminyak
Ilustrasi tempe goreng pedas (vecteezy.com/RIZKY PUTRI MARISA)

Sensasi garing dan gurih membuat tempe goreng selalu jadi favorit orang banyak. Namun, tantangan terbesarnya adalah menjaga tekstur tersebut agar tidak berubah menjadi lembek dan berminyak setelah dingin.

Di bawah ini terdapat lima tips sederhana agar tempe goreng tetap renyah tahan lama.

1. Tiriskan tempe goreng dengan benar setelah digoreng

ilustrasi goreng ayam (pexels.com/Anastasiia Lopushynska)
ilustrasi goreng ayam (pexels.com/Anastasiia Lopushynska)

Setelah tempe selesai digoreng, langsung tiriskan dengan benar agar kelebihan minyak dapat keluar. Gunakan saringan kawat atau letakkan tempe goreng di atas kertas minyak atau tisu dapur. Langkah ini membantu menyerap minyak yang terkandug di tempe.

Jangan tumpuk tempe terlalu rapat saat ditiriskan. Beri jarak antara potongan tempe agar uap panas bisa keluar dan tidak membuat tempe menjadi lembek. Cara sederhana ini cukup efektif untuk menjaga kerenyahan tempe goreng lebih lama.

2. Simpan tempe goreng di wadah terbuka atau berlubang

ilustrasi tempe goreng (pixabay.com/Dyah Ahsina Fahriyati)
ilustrasi tempe goreng (pixabay.com/Dyah Ahsina Fahriyati)

Banyak orang menyimpan tempe goreng di wadah kedap udara, padahal ini justru membuatnya cepat lembek. Sebaiknya, gunakan wadah terbuka atau yang memiliki sedikit lubang sirkulasi udara. Hal ini membantu menjaga tekstur tempe tetap renyah.

Jika kamu ingin lebih praktis, gunakan wadah anyaman bambu seperti tampah atau besek. Bahan alami ini membantu menyerap kelembapan berlebih dan mengurangi minyak yang menempel di tempe. Hasilnya, tempe gorengmu tetap kering dan kriuk lebih lama.

3. Dinginkan tempe goreng sebelum disimpan

ilustrasi tempe goreng daun jeruk (vecteezy.com/Reza Fahmi Kalkasandi)
ilustrasi tempe goreng daun jeruk (vecteezy.com/Reza Fahmi Kalkasandi)

Jangan langsung menutup atau menyimpan tempe goreng selagi masih panas. Suhu panas akan menghasilkan uap air yang terperangkap, membuat tempe jadi basah dan berminyak. Biarkan tempe goreng dingin sampai suhu ruang sebelum dipindahkan ke wadah penyimpanan.

Selain menjaga kerenyahan, proses ini juga membantu mengurangi kelembapan di dalam tempe. Jadi, tempe tidak hanya terasa renyah, tapi juga tidak mudah bau apek. Cukup luangkan waktu beberapa menit dan hasilnya akan terasa berbeda.

4. Gunakan kertas minyak atau tisu saat menyimpan

ilustrasi menggoreng tempe karaage
ilustrasi menggoreng tempe karaage (pixabay.com/satif576)

Untuk mengurangi minyak berlebih, alasi bagian bawah wadah dengan kertas minyak atau tisu dapur. Kertas ini menyerap minyak yang keluar dari tempe selama disimpan. Dengan begitu, permukaan tempe tetap kering dan tidak licin.

Ganti kertas minyak atau tisu jika sudah terlalu basah atau berminyak. Cara ini juga membantu tempe goreng tidak menempel satu sama lain, jadi bentuknya tetap bagus saat disajikan kembali. Praktis, murah, dan hasilnya memuaskan.

5. Panaskan sebentar sebelum disajikan

oven untuk memanggang
ilustrasi oven untuk memanggang (vecteezy.com/Phongsaya Limpakhom)

Jangan buru-buru menyerah dengan tempe goreng yang sudah dingin. Kamu bisa mengembalikan kriuknya dengan memanaskan di oven atau wajan tanpa minyak. Namun jangan terlalu lama agar tempe tidak mengeras. Selain lebih renyah, tempe jadi lebih wangi dan menggoda selera seperti baru diangkat dari penggorengan.

Yuk, coba praktikkan tips ini dan buktikan sendiri. Tempe tetap gurih, renyah, dan pastinya bebas minyak berlebih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest Food Jogja

See More

6 Hampers Unik Lebaran 2026 di Jogja, Ada Tumbler hingga Makanan Anabul

03 Mar 2026, 15:31 WIBFood