(ki-ka) Direktur Operasi IDM, Indung Purwita Jati; Plt Direktur Utama IDM, Joel Siahaan; Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Direktur Operasi IDM, Indung Purwita Jati menambahkan untuk fasilitas pada momen libur Lebaran ini juga ditingkatkan. Salah satunya berkaitan kantong parkir yang ditambah, untuk memberi kenyamanan pada wisatawan yang datang. Selain itu, IDM juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran libur Lebaran tahun ini.
IDM memastikan kenyamanan melalui kesiapan operasional dengan mengutamakan kaum prioritas melalui penyediaan kursi roda gratis dan jalur ramp untuk difabel, kendaraan listrik (EV) khusus prioritas dengan jalur cepat, tim kesehatan yang siaga, serta layanan call center prioritas. Ada 50 electric vehicle di TMII dan TWC Borobudur dan TWC Prambanan.
Keamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi pilar utama operasional IDM. Pada Masa Ramai Lebaran 2026 ini IDM melibatkan ratusan keamanan eksternal yang terdiri dari personel TNI dan Polri, 160 personel keamanan internal, serta 17 petugas medis profesional. Tersedia pula 7 unit ambulans yang siaga untuk rujukan cepat ke rumah sakit terdekat jika diperlukan.
Pada periode Masa Ramai Lebaran 2026 ini, masyarakat dapat berkunjung di jam operasional yang telah ditetapkan, yakni Candi Borobudur pada pukul 06.30–16.30 WIB, Candi Prambanan pada pukul 06.00–17.00 WIB, dan Keraton Ratu Boko pukul 07.00–17.15 WIB. Melalui seluruh persiapan yang komprehensif ini, IDM siap menyambut wisatawan untuk merayakan hari kemenangan dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kenangan.