Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sosok Striker PSS Irfan Mofu Bawa Super Elja ke Puncak Grup Timur
Penyerang PSS Sleman, Irvan Yunus Mofu melakoni sesi latihan. (Dokumentasi Tim media PSS)
  • Irfan Yunus Mofu menjadi penentu kemenangan PSS Sleman lewat gol tunggalnya ke gawang Persela Lamongan, yang mengokohkan posisi tim di puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
  • Gol-gol penting Mofu, termasuk saat menghadapi Laskar Antasari di putaran pertama, dinilai berperan besar dalam menjaga konsistensi performa dan semangat tim Laskar Sembada sepanjang kompetisi.
  • Mofu menegaskan komitmennya untuk selalu siap dimainkan kapan pun dibutuhkan pelatih, terutama menghadapi enam laga tersisa yang akan menentukan langkah PSS di fase berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Gol semata wayang Irvan Yunus Mofu saat PSS Sleman melawan Persela Lamongan, menjadi krusial momen. Gol striker bernomor punggung 88 ini menjadikan PSS di tempat pertama klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.

Salah satunya, gol semata wayangnya ke gawang Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Berkat gol tersebut, Laskar Sembada mampu menjaga puncak klasemen selama dua pekan.

Di putaran pertama, Irvan Mofu mencetak satu gol penting saat menghadapi tim berjuluk Laskar Antasari. Gol tersebut menjadi momentum berarti bagi PSS.

1. Selalu siap bermain

Kontribusi gol Irvan Mofu juga dipandang memiliki nilai tinggi dalam perjalanan PSS merampungkan pertandingan krusial. “Hal terpenting, yaitu harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain. Bermain berapa menit pun saya akan selalu siap terus,” terang pemain bernama lengkap Irwan Yunus Mofu, Kamis (5/3/2026).

2. PSS lakoni 6 pertandingan di sisa kompetisi

foto logo PSS Sleman (psssleman.id)

Sisa snam pertandingan yang bakal dilakoni PSS di putaran ketiga, menjadi tantangan bagi Irvan Mofu untuk menunjukan kembali peran krusialnya saat Laskar Sembada mengalami kebuntuan di lini depan. PSS akan membutuhkan pemain dengan mental kuat menghadapi tantangan kompetisi yang semakin intens.

Editorial Team