Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Semen Padang FC vs PSS Sleman (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Ilustrasi Semen Padang FC vs PSS Sleman (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Intinya sih...

  • PSS Sleman kalah 2-4 dari Semen Padang FC dalam laga Liga 1 2024/2025 di Stadion Sultan Agung.
  • PSS unggul dua gol tapi kebobolan empat kali, sementara Semen Padang berhasil menyamakan dan membalikkan kedudukan.
  • Penampilan lini depan PSS terbukti buntu, sementara Semen Padang memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan untuk mencetak gol.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman gagal meraih poin setelah dikalahkan tamunya Semen Padang FC dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, DIY, Minggu (25/10/2025) sore.

Skuad Laskar Sembada bahkan kebobolan sampai empat kali saat mereka sudah unggul dua gol. Dalam laga yang hanya ditonton langsung ratusan suporter karena ada pembatasan itu,  PSS langsung memimpin sejak awal laga. Lewat kerja sama apik berujung gol Gustavo Tocantins di menit ke-2. Tendangannya dari dalam kotak penalti menjebol gawang Semen Padang yang dijaga Arthur Da Silva.

Setelah membuat beberapa peluang, PSS memperlebar jarak keunggulan menjadi 2-0. Bermula dari serangan balik, umpan Gustavo berhasil dikonversi menjadi gol oleh Dominikus Dion lewat tandukannya.

 

 

1. PSS unggul terlebih dulu

PSS kalah 2-4 lawan Semen Padang di pertandingan yang berlangsung, Minggu (26/1/2025) di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Instagram/pssleman)

Ketinggalan 2-0 di awal laga membuat, Semen Padang bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Skuad Kabau Sirah bisa memperkecil defisit gol setelah sepakan Cornelius Steward tak mampu dibendung Kiper PSS, Alan Bernardon di menit ke-27.

Kedua tim sempat saling mengancam di sisa menit babak pertama, namun tak satu pun peluang berbuah gol. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

2. Samakan kedudukan di awal babak kedua

Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior. (Instagram/pssleman)

Di babak kedua laga saat  baru berjalan tiga menit, tim tamu berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Tin Martic yang mampu lolos dari perangkap offside. Penyelesaian tenang bek tengah itu membuat kedudukan sama kuat di menit ke-48.

PSS dan Semen Padang kemudian melancarkan jual-beli serangan. Pasukan Arroja Almeida tetap beringas seusai mampu menyeimbangkan kedudukan. Meski demikian, anak-anak asuh Mazola Junior menekan lewat beberapa peluang yang dibuat Gustavo serta Vico Duarte. Kendati tak satupun berbuah gol.

3. Kesalahan lini belakang

Ilustrasi Semen Padang FC vs PSS Sleman (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Pada menit ke-69, tim tamu berbalik unggul. Tandukan Bruno Gomez jadi petaka buat PSS. Setelahnya, skuad Super Elang Jawa menambah daya gedor dengan memasukkam Hokky Caraka yang menggantikan Kevin Gomez. Semen Padang berhasil memanfaatkan kerenggangan pada lini pertahanan PSS. Ujung-ujungnya, kesalahan Fachruddin dalam mengantisipasi serangan lawan membuat Bruno Gomez mencatatkan brace di menit ke-80.

Lini depan PSS seolah buntu dan hanya mengandalkan tendangan spekulasi demi mengejar ketertinggalan. Peluit panjang dibunyikan, skor 2-4 mengakhiri laga untuk kemenangan Semen Padang FC.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team