Lawan Semen Padang, Pelatih PSS Waspadai Irkham Mila: Dia Tahu Semua

- Mazola Junior waspada terhadap mantan anak asuhnya, Irkham Zahrul Mila, yang kini bermain untuk Semen Padang FC.
- Mila dianggap paham strategi dan taktik bermainnya karena pernah di bawah asuhan Mazola saat membela PSS Sleman sebelum bergabung dengan Semen Padang.
- Mazola melihat performa Semen Padang makin ganas di putaran kedua Liga 1 2024/2025 dan mempersiapkan timnya secara optimal demi hasil terbaik.
Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior mewaspadai mantan anak asuhnya di skuad Laskar Sembada, Irkham Zahrul Mila yang kini bermain untuk Semen Padang FC.
PSS akan menjamu Semen Padang pada pekan lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, DIY, Minggu (26/1/2025) besok.
1. Mila dianggap hafal taktik Mazola

Mazola menuturkan, dirinya menaruh waspada terhadap Mila yang dinilainya paham strategi dan taktik bermainnya.
Sebelum bergabung di Semen Padang, Mila pernah di bawah asuhan Mazola saat pertengahan Liga 1 musim ini. Pemain kelahiran Tegal, Jawa Tengah itu akhirnya hengkang sebelum putaran kedua bergulir setelah delapan tahun membela PSS Sleman.
"Kita tahu ada Mila yang dulu main di sini, sekarang di Padang. Dia tahu semua di sini dan tim di sini, dan tahu bagimana tim saya main," kata Mazola, Jumat (24/1/2025).
2. Senjata besar bagi Semen Padang

Mempertimbangkan faktor itu, Mazola melihat Mila akan menjadi salah satu elemen penting pada pertandingan akhir pekan besok.
"Mereka punya satu senjata besar di sana, ada Mila karena dia tahu bagaimana permainan dan bagaimana saya lakukan strategi," katanya.
3. Performa Semen Padang di putaran kedua

Mazola melihat performa Semen Padang makin ganas di putaran kedua. Pada dua laga yang dilakoni calon lawannya mampu membuat Borneo FC bertekuk lutut 3-1 dan sempat mengungguli Bali United 1-0, meski akhirnya kalah 1-5, usai Firman Juliansyah diusir keluar lapangan karena kartu merah pada menit ke-32.
"Jadi hasil terakhir Semen Padang itu tidak bisa kami lihat, karena di sana terjadi kartu merah. Mereka menang lawan Borneo," tegasnya.
Melihat dua pertandingan ini, Mazola beranggapan timnya akan melakukan persiapan secara optimal demi hasil terbaik.
"Taktiknya, tim harus main ke depan dan bikin gol. Karena tim yang kebobolan itu disusahin, kami enggak mau disusahin tapi kami mau mencetak gol. Jadi bikin gol supaya lawannya susah," pungkasnya.