Akumulasi Kartu, Gustavo Tocantins Absen Saat PSS Lawan Persela

- Striker PSS Sleman, Gustavo Tocantins, dipastikan absen melawan Persela Lamongan karena akumulasi kartu kuning yang diperolehnya dari tiga pertandingan sebelumnya.
- Pelatih Ansyari Lubis menyatakan tim sudah mengantisipasi absennya Tocantins dan tetap optimis dengan pemain pengganti yang siap mengisi posisi tersebut.
- PSS terus memperkuat organisasi permainan dan efektivitas lini depan agar tidak bergantung pada satu pemain dalam menghadapi laga-laga berikutnya.
Sleman, IDN Times - Striker PSS Sleman asal Brasil, Gustavo Tocantins dipastikan absen saat laga tandang PSS Sleman kontra Persela Lamongan pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-21.
Absennya juru gedor bernomor punggung 11 ini terkait dengan akumulasi kartu kuning yang didapatkannya saat menghadapi PSIS Semarang, Kendal Tornado FC, dan Persipura Jayapura.
Menanggapi absennya Gustavo Tocantins, Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis tetap tenang dan bersikap optimis bahwa kekuatan kerja tim bisa memberikan solusi.
“Iya, Tocantins akumulasi kartu kuning. Dipastikan hanya dia yang absen untuk pertandingan lawan Persela,” ujarnya dikutip akun resmi kkub, Kamis (25/2/2026).
1. Sudah antisipasi absennya Tocantins

Menurut Ansyari Lubis, dalam sepak bola absennya pemain kunci dalam satu pertandingan adalah hal biasa sehingga tim pelatih sudah mengantisipasi situasi tersebut.
“Secara komposisi ada beberapa pemain di posisi situ. Jadi kita tetap optimis kepada pemain yang akan menggantikan peran Tocantins pada pertandingan lawan Persela,” katanya.
2. Konektivitas sudah teruji
Ansyari menambahkan kolektivitas permainan PSS sudah teruji saat Tocantins absen atau saat penampilannya kurang bersinar. Laskar Sembada berhasil meraih kemenangan serta terhindar kekalahan meski tanpa pemain asal Brasil itu. Yakni meraih kemenangan dari Persiku Kudus serta berhasil lepas dari kekalahan ketika laga tandang kontra PS Barito Putera dan Deltras FC.
3. Matangkan organisasi permainan

Ansyari menegaskan secara kolektif, PSS terus mematangkan organisasi permainan, terutama dalam transisi menyerang dan penyelesaian akhir. Fokus latihan dalam beberapa sesi terakhir juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas lini depan, sehingga ketergantungan pada satu pemain bisa diminimalkan.












