Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sempat Tertinggal 3 Gol, PSIM Pupuskan Kemenangan Bali United di SSA

Sempat Tertinggal 3 Gol, PSIM Pupuskan Kemenangan Bali United di SSA
Logo PSIM Yogyakarta. (Psimjogja.id)
Intinya Sih
  • PSIM Yogyakarta menahan imbang Bali United 3-3 di Stadion Sultan Agung setelah sempat tertinggal tiga gol dalam lanjutan Super League 2025/2026.
  • Bali United unggul cepat lewat gol Thijmen Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya sebelum PSIM bangkit melalui Savio Sheva serta gol bunuh diri Ricky Jafrin.
  • Franco Ramos Mingo mencetak gol penyeimbang di menit akhir, membuat PSIM tetap di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 33 poin, sedangkan Bali United berada di peringkat kesebelas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Yogyakarta menahan imbang Bali United secara dramatis dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, DIY, Senin (23/2/2026) malam. Pertandingan berakhir dengan skor sama kuat meski sebelumnya PSIM sempat tertinggal tiga gol terlebih dahulu.

1. Tertinggal dua gol di babak pertama

Bertindak sebagai tuan rumah, PSIM tampil menekan melawan tim tamu yang bermain cukup agresif. Bali United lebih sering mengontrol permainan dengan serangan demi serangan di babak pertama.

Peluang emas PSIM tercipta pada menit ke-9 saat Nermin Haljeta mengirimkan umpan backheel di depan kotak penalti. Bola yang disambut sepakan Fahreza Sudin namun hanya mengenai mistar gawang.

Lima menit berselang, giliran Bali United yang mengancam lewat tendangan keras Boris Kopitovic. Kiper PSIM, Cahya Supriadi berhasil menangkap bola.

Tim Receveur pada menit ke-33 nyaris membawa skuad Serdadu Tridatu unggul. Sayang, tendangan kerasnya dari dekat kotak penalti juga cuma membentur mistar gawang.

Bali United akhirnya baru benar-benar unggul semenit kemudian. Thijmen Goppel menyarangkan bola ke gawang PSIM usai menerima umpan datar Irfan Jaya dari sisi kiri.

Jelang bubaran babak pertama, tim tamu berhasil menggandakan keunggulan melalui Tim Receveur memanfaatkan umpan sundulan. Skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga waktu turun minum.

2. Gol Savio Sheva bawa PSIM bangkit, Vitor Ferrari diusir wasit

PSIM berupaya mengejar ketertinggalan dengan bermain cukup ngotot di awal babak kedua. Kendati, mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-55. Sontekan manis Irfan Jaya membuat Cahya Supriadi tak berdaya dan membuat skor menjadi 0-3.

Pada menit ke 66, Savio Sheva memperkecil kedudukan lewat tendangan dari luar kotak penalti. Sempat ditepis Mike Hauptmeijer, tapi bola tetap meluncur ke dalam gawang.

Gol menyulut semangat para pemain PSIM yang melancarkan serangan cepat hingga memicu Joao Vitor Ferrari melakukan pelanggaran. Wasit mengusirnya keluar lapangan setelah mengecek VAR.

Unggul jumlah pemain membuat PSIM leluasa bertubi-tubi melancarkan serangan. Walaupun pertahanan Bali United masih terlalu kokoh setidaknya sampai menit ke-87 saat sundulan Ricky Jafrin memicu gol bunuh diri.

Berniat membuang bola dari umpan silang pemain lawan, sundulan Ricky malah masuk ke gawang sendiri. Skor berubah 2-3.

3. Tahan imbang Bali United secara dramatis

PSIM akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-90+1. Gol dicetak melalui tandukan Franco Ramos Mingo dari hasil umpan silang serangan balik. Skor tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini membuat Laskar Mataram asuhan Jean-Paul van Gastel tetap bertahan di peringkat 7 klasemen sementara dengan poin 33 hingga pekan ke-22 ini. Sedangkan Bali United di posisi 11 mengantongi 29 poin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Jogja

See More