PSIM Jogja Sisakan 9 Laga, Ini Tekad Pemain Asingnya

PSIM Jogja masih punya sembilan laga tersisa di BRI Super League 2025/2026, dengan tekad kuat para pemain untuk memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Yogyakarta.
Bek Franco Ramos Mingo menegaskan fokus utama tim adalah menjaga pertahanan dan memastikan PSIM bertahan di liga tanpa degradasi sebelum memikirkan target lebih tinggi.
Donny Warmerdam berambisi memenangkan sebanyak mungkin laga tersisa meski persaingan papan atas sangat ketat, termasuk menghadapi tim besar seperti Persib dan Persija.
Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja menyisakan sembilan laga di ajang kompetisi BRI Super League 2025/26. Di sisa laga yang akan dilalui, para punggawa Laskar Mataram bertekad terus memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Yogyakarta.
Bek andalan PSIM Jogja, Franco Ramos Mingo, mengaku kondisi fisik dan mentalnya berada dalam level prima untuk memberikan hasil terbaik bagi tim di sisa laga musim ini.
“Ya, saya merasa sangat baik tentang hal itu. Tetapi bagi kami para pemain bertahan, saya pikir hal terpenting adalah bertahan terlebih dahulu, untuk bisa menjaga kebobolan sesedikit mungkin,” ujar Franco.
Franco menegaskan prioritas utamanya adalah menjaga gawang PSIM Jogja dari serangan lawan. Namun, ia tidak memungkiri ada kepuasan tersendiri jika mampu membantu tim dengan mencetak gol.
“Namun, setiap kali saya bisa membantu tim dengan gol, itu terasa sangat menyenangkan. Bersama PSIM, kami memiliki tujuan yang sangat jelas di awal musim, yaitu untuk bertahan dan tidak terdegradasi,” ungkapnya.
1. Fokus amankan posisi di klasemen

Franco menambahkan fokus tim saat ini harus mengamankan posisi di klasemen sementara BRI Super League 2025/26. Sesuai dengan target awal, kata Franco PSIM bisa bertahan di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia.
“Dan setelah kami mencapai target tersebut, saya pikir kami bisa melihat seberapa jauh kami bisa melangkah dengan tim ini. Tentu saja, ya,” ujar pemain asal Argentina tersebut.
Franco mengingatkan bahwa perjuangan tim belum sepenuhnya selesai. Ia merasa perasaan tenang dan bahagia baru akan muncul ketika posisi tim benar-benar sudah aman dari ancaman di akhir musim.
“Saya pikir kami memiliki target objektif sebagai sebagai tim. Jadi setelah kami mencapai target itu, saya pikir kami akan baik-baik saja, kami akan merasa bahagia,” jelasnya.
2. Donny bertekad bawa PSIM menangkan laga
Sikap senada disampaikan, Donny Warmerdam. Ia juga memendam ambisi agar Laskar Mataram bisa memenangkan pertandingan yang tersisa sebanyak mungkin.
“Ya, kami ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin. Tersisa sembilan pertandingan lagi dan kami ingin merangsek ke papan atas. Saya tahu itu bukan target di awal musim, tapi jika kami bisa terus menampilkan permainan dengan lebih baik, mengapa tidak melihat itu ke depan?” ujar Donny.
3. Persaingan di papan atas ketat

Donny mengakui persaingan di papan atas Liga Indonesia sangat ketat. Donny memandang pertemuan dengan tim besar, seperti Persib dan Persija, merupakan ujian berat bagi PSIM pada sembilan laga terakhir.
“Ya, saya pikir semua tim yang berada di papan atas adalah lawan yang berat bagi kami. Lima tim teratas adalah yang paling sulit. Jadi bisa saya katakan, seperti Persib dan Persija adalah salah satu tim terbaik di sini,” kata Donny.
Donny mengaku dirinya tak sabar menantikan laga-laga selanjutnya melawan tim-tim besar klasemen papan atas Super League.
“Itu adalah pertandingan yang indah di stadion besar. Saya menantikan setiap pertandingan berikutnya. Jadi, kami bisa menang sebanyak mungkin dan saya sangat menantikannya,” jelasnya.
















