Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga Bakar Sampah, Lahan Bekas Tanaman Tebu di Bantul Terbakar

Warga Bakar Sampah, Lahan Bekas Tanaman Tebu di Bantul Terbakar
Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)
Share Article

Bantul, IDN Times - ‎Lahan bekas tanaman tebu di persawahan Padukuhan Bangsan dan Padukuhan Canden, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis terbakar pada Senin (28/8/2023), sekitar pukul 12.00 WIB. 

Diduga penyebab kebakaran bekas tanaman tebu akibat aktivitas warga membakar sampah, hingga menyebabkan api merembet ke lahan bekas tanaman tebu. 

1. Warga membakar sampah tak jauh dari lahan bekas tanaman tebu

Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)
Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jerry mengatakan kebakaran berawal dari aktivitas warga membakar sampah tak jauh dari lahan. Api akhirnya merembet ke lahan bekas tanaman tebu.  

"Lahan bekas tanaman tebu berdekatan dengan rumah penduduk dan kandang sapi, sehingga membahayakan penduduk dan ternak," ucapnya.

2. Petugas pemadam dibantu warga memadamkan api‎

Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)
Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)

Satu unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api dibantu oleh warga. "Akhirnya api berhasil dipadamkan namun asap menyebabkan polusi," ujarnya.

Petugas pun mendatangi warga yang diduga melakukan pembakaran sampah. "Warga yang bersangkutan diberi pengertian dan siap bertanggungjawab atas kerugian yang diderita warga," terangnya.

3. Warga teledor saat bakar sampah

Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)
Lahan bekas tanaman tebu di Canden Bantul terbakar.(Dok.BPBD Bantul)

Sementara Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan kebakaran akibat keteledoran warga membakar sampah.

"Warga membakar sampah di dekat lahan bekas tanaman tebu yang baru saja selesai dipanen. Karena angin yang besar akhirnya api merembet ke lahan bekas tanaman tebu," ungkapnya.‎

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Garuda Institute Minta Pemerintah Evaluasi BGN, Ini 7 Rekomendasinya

27 Jun 2026, 18:51 WIBNews