Vaksin PMK Mulai Didistribusikan ke Peternak di Gunungkidul

Gunungkidul, IDN Times - Sebanyak 500 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap I mulai didistribusikan kepada peternak di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini turut melibatkan ratusan petugas kesehatan hewan.
1. Libatkan 102 dokter dan petugas lainnya untuk vaksinasi PMK

Vaksinasi PMK di Gunungkidul. (Dok. Kominfo Gunungkidul) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, mengatakan 500 dosis PMK tahap I tersebut dibagikan kepada UPT Puskeswan di sejumlah kapanewon. Yaitu, Playen sebanyak 100 dosis, Wonosari 100 dosis, Nglipar 100 dosis, Karangmojo 100 dosis, Panggang 50 dosis, dan Semanu 50 dosis.
"Jumlah petugas yang akan melayani vaksinasi sebanyak 102, terdiri dari 24 dokter hewan dan 88 orang petugas lainnya," katanya, Sabtu (2/7/2022).2. Vaksin diharapkan bisa mencegah ratusan ribu ternak terpapar PMK

Ilustrasi hewan ternak (ANTARA FOTO/Rahmad) Menurut Wibawanti, jumlah populasi ternak sapi potong di Gunungkidul mencapai 151.735 ekor, kambing 23.359 ekor, dan domba 11.182 ekor.
"Harapan kita dengan adanya vaksinasi PMK ini bisa mencegah ternak terpapar PMK," ungkapnya.3. Pemberantasan PMK merupakan tanggung jawab bersama

Ilustrasi ternak sapi. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah) Sejak merebaknya PMK, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi masuknya wabah tersebut di wilayah Gunungkidul. Namun, tingkat penularan penyakit yang tinggi dan lalu lintas ternak yang sulit dipantau membuat penyakit PMK turut ditemukan di Bumi Handayani.
"Pemberantasan PMK ini merupakan tanggung jawab bersama khususnya instansi yang menangani aspek pertanian, peternakan dan kesehatan hewan, instasi yang menangani aspek perdagangan dan pemerintah daerah," tuturnya.





















