UGM soal Ijazah Jokowi: Polisi Sudah Kontak

- UGM siap dimintai keterangan oleh aparat hukum terkait ijazah Jokowi yang dituduh palsu.
- Kepolisian telah berkomunikasi dengan rektorat UGM terkait permasalahan ini.
- UGM juga belum ada komunikasi dengan tim kuasa hukum Jokowi yang akan melaporkan empat orang ke polisi.
1. Penyelidikan-penyidikan polisi

Sekretaris Universitas UGM, Andi Sandi Antonius mengatakan, kepolisian mulai mengontak pihak kampus pekan lalu.
"Sebenarnya sudah ada, tapi informasinya saya baru saja sampai di situ ya. Sudah ada kontak dengan teman-teman dari Polri, sudah ada. Masih terkait yang tadi (ijazah Jokowi)," kata Andi Sandi ditemui di UGM, Sleman, Rabu (23/4/2025).
Hanya saja, Andi Sandi enggan membeberkan secara rinci komunikasi kedua belah pihak tersebut. Kata dia, kepolisian yang akan menyampaikannya.
"Detailnya teman-teman Polri yang menyampaikan. Prinsipnya, kami mendukung proses itu dan menyiapkan data-data yang diperlukan untuk melakukan penyidikan penyelidikan untuk yang mereka sampaikan," ungkap Andi Sandi.
2. Siap jadi saksi di pengadilan

Di satu sisi, lanjut Andi Sandi, sejauh ini juga belum ada komunikasi antara pihak kampus dan tim kuasa hukum Jokowi yang berencana melaporkan empat orang ke kepolisian menyangkut tudingan ijazah palsu lulusan UGM ini.
"Belum ada," ujarnya.
Andi Sandi kembali menegaskan sikap UGM yang intinya siap dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum, termasuk jika perkara ini nantinya naik ke pengadilan.
"Kalau ada permintaan resmi dari aparat penegak hukum, UGM akan siap untuk memberikan dan bersaksi. Jadi termasuk pengadilan, kalau pengadilan nanti memerintahkan untuk bersaksi kami akan siap bersaksi dengan data dan fakta yang kami miliki," tutupnya.
3. Polemik ijazah Jokowi

Ijazah Jokowi lulusan Fakultas Kehutanan UGM belakangan disorot lantaran dituding palsu. Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) bahkan sampai mendatangi Fakultas Kehutanan UGM, Selasa (15/4/2025) lalu guna meminta kampus menunjukkan bukti konkret atas keaslian ijazah Jokowi.
Bukan cuma itu, massa TPUA sehari berselang juga mendatangi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah guna meminta bukti kelulusan. Akan tetapi, Jokowi menolak menunjukkan ijazahnya kepada perwakilan massa.
Alasan Jokowi, dia tidak memiliki kewajiban apapun untuk menunjukkan ijazahnya kepada TPUA. Demikian pula TPUA yang menurut Jokowi tak mempunyai kewenangan untuk memerintahkan dirinya menunjukkan ijazah.

















