Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kulit Kering Gegara Bediding? Coba 5 Pelembap Alami Ini

Kulit Kering Gegara Bediding? Coba 5 Pelembap Alami Ini
ilustrasi remaja yang sedang melakukan perawatan kulit (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • BMKG menjelaskan fenomena bediding di Jawa disebabkan angin Monsun Australia yang membawa udara kering dan dingin, dengan puncak diperkirakan terjadi pada akhir Juli hingga Agustus.
  • Udara kering saat bediding membuat kulit mudah kehilangan kelembapan, menyebabkan kulit kusam, kasar, dan bibir pecah-pecah terutama pada malam hingga pagi hari.
  • Ada lima pelembap alami murah dari bahan dapur untuk atasi kulit kering akibat bediding: madu, minyak zaitun, lidah buaya, minyak kelapa, dan mentimun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kalau belakangan ini kamu sering menggigil saat keluar subuh-subuh atau kulit terasa kering meski sudah pakai lotion, itu bukan perasaanmu saja. Jogja dan sebagian besar Pulau Jawa sedang mengalami bediding, istilah masyarakat Jawa untuk suhu dingin yang datang setiap musim kemarau.

Menurut BMKG, fenomena ini dipicu oleh menguatnya angin Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan dingin menuju wilayah Indonesia. Kombinasi langit cerah dengan tutupan awan minim, kelembapan udara yang rendah, curah hujan yang berkurang, serta aliran massa udara kering dari Australia inilah yang bikin udara terasa menusuk, apalagi pada malam sampai pagi hari. BMKG memperkirakan puncak bediding terjadi pada akhir Juli hingga Agustus, jadi jangan kaget kalau dinginnya makin menjadi dalam beberapa minggu ke depan.

Sayangnya, udara kering bukan cuma bikin badan menggigil. Kelembapan udara yang rendah juga menyedot cairan dari permukaan kulit, sehingga kulit gampang kusam, kasar, bahkan bibir pecah-pecah sampai perih. Buat mahasiswa rantau yang budget skincare-nya pas-pasan, gak perlu buru-buru beli pelembap mahal. Ada beberapa bahan dapur yang gampang dicari, murah, dan sudah lama dipakai orang untuk mengatasi kulit kering. Berikut lima di antaranya.

1. Madu

ilustrasi madu
ilustrasi madu (pexels.com/Pixabay)

Madu adalah salah satu pelembap alami paling gampang ditemukan di dapur. Kandungan gulanya bersifat humektan, artinya bisa menarik dan mengunci kadar air di kulit. Madu juga efektif melembapkan kulit sekaligus berfungsi sebagai eksfoliator karena mampu mengangkat sel kulit mati, sehingga cocok dipakai untuk bibir yang mulai mengelupas akibat bediding.

Cara pakainya simpel. Oleskan madu murni tipis-tipis ke bibir atau area kulit yang kering, diamkan sekitar 15-30 menit, lalu bilas dengan air hangat. Kalau mau dijadikan scrub, campur sedikit madu dengan gula pasir dan gosok perlahan sebelum dibilas.

2. Minyak Zaitun

ilustrasi mengoles minyak zaitun di lutut
ilustrasi mengoles minyak zaitun di lutut (freepik.com/freepik)

Minyak zaitun sering disebut sebagai pelumas dan pelembap alami sekaligus. Minyak zaitun mengandung lemak sehat dan antioksidan yang membantu menjaga kelembapan kulit serta mendukung perbaikan lapisan kulit yang rusak, termasuk area bibir yang pecah-pecah akibat cuaca dingin dan kering.

Kamu cukup mengoleskan sedikit minyak zaitun ke kulit atau bibir yang kering menggunakan jari bersih, idealnya sebelum tidur supaya minyak bekerja semalaman. Bisa juga dipijat lembut ke kulit tubuh setelah mandi, saat pori-pori masih terbuka, agar penyerapannya lebih maksimal.

3. Lidah Buaya

ilustrasi gel lidah buaya
ilustrasi gel lidah buaya (pixabay.com/Ingoldfranziska)

Gel lidah buaya dikenal punya efek mendinginkan sekaligus melembapkan, cocok untuk kulit dan bibir yang terasa kering serta perih. Pengaplikasian lidah buaya pada bibir memberikan efek dingin yang dapat melembapkan bibir sehingga membantu proses penyembuhan bibir pecah-pecah.

Ambil satu pelepah lidah buaya, belah, lalu kerok gelnya. Oleskan langsung ke kulit atau bibir yang kering, biarkan meresap beberapa menit, baru bilas dengan air bersih. Sisa gel bisa disimpan di wadah tertutup dan dimasukkan kulkas agar tidak cepat basi.

4. Minyak Kelapa

ilustrasi mengoleskan minyak kelapa ke bibir
ilustrasi mengoleskan minyak kelapa ke bibir (freepik.com/freepik)

Minyak kelapa jadi andalan banyak orang karena selain melembapkan, minyak ini juga membantu memperkuat lapisan pelindung kulit. Sebuah studi yang dirujuk media kesehatan menyebutkan minyak kelapa tidak hanya membantu meningkatkan kelembapan pada kulit, tetapi juga meningkatkan fungsi penghalang kulit sehingga membantu melindungi kulit agar tetap sehat. Ini cocok banget buat kulit yang terus-menerus terpapar angin dingin dan kering saat bediding.

Pemakaiannya gampang, oleskan minyak kelapa secukupnya ke kulit atau bibir yang kering, terutama setelah mandi atau sebelum tidur agar hasilnya lebih optimal.

5. Mentimun

ilustrasi pria menggunakan mentimun di wajah (freepik.com/kamranaydinov)
ilustrasi pria menggunakan mentimun di wajah (freepik.com/kamranaydinov)

Kalau di kulkasmu ada mentimun sisa lalapan, jangan buru-buru dibuang. Mentimun punya kandungan air yang tinggi sehingga bisa membantu menghidrasi kulit dan bibir yang kering akibat udara bediding. Kandungan air dan mineral di dalamnya membuat mentimun cocok dipakai sebagai penyegar kulit alami saat cuaca kering menyerang.

Caranya, iris tipis mentimun lalu tempelkan ke kulit atau bibir yang kering selama 10-15 menit, atau haluskan mentimun dan oleskan sebagai masker ringan. Bilas dengan air bersih setelahnya.

Musim bediding memang bikin gak nyaman, apalagi buat mahasiswa yang aktivitasnya padat dan sering keluar malam atau subuh. Tapi kabar baiknya, kamu gak perlu keluar uang banyak untuk menjaga kulit tetap lembap. Lima bahan di atas kemungkinan besar sudah ada di dapur kos atau warung terdekat. Yang penting, jangan lupa juga minum air putih yang cukup dan pakai pelembap bibir atau lotion sebelum beraktivitas di luar, karena angin dingin dan kering bediding bakal terus menemani Jogja setidaknya sampai September nanti.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jogja

See More