Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Terbentur Anggaran, Bantul Cuma Bangun 18 Km Jalan pada 2023

Terbentur Anggaran, Bantul Cuma Bangun 18 Km Jalan pada 2023
Ilustrasi perbaikan jalan (IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Bantul mengakui bahwa dalam tahun 2023, mereka hanya mampu membangun infrastruktur, terutama jalan kabupaten, dengan panjang sekitar 18 kilometer karena keterbatasan anggaran. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp40 miliar.

1. Beri penjelasan mengapa Pemkab Bantul tak bangun jalan

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. (IDN Times/Daruwaskita)
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. (IDN Times/Daruwaskita)

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan kesiapannya untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak namun belum diperbaiki. Tujuannya adalah agar masyarakat juga dapat memahami tantangan yang dihadapi dalam hal alokasi anggaran.

"Kita siap memberikan penjelasan kepada masyarakat yang mengeluh jalan rusak tidak dilakukan perbaikan," ujarnya di sela peninjauan proyek pengaspalan Jalan Srandakan-Mangiran, tepatnya di Padukuhan Bendo, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Jumat (11/8/2023).

2. Alasan dua tahun tak membangun jalan

Perbaikan ruas Jalan Srandakan-Mangiran.(IDN Times/Daruwaskita)
Perbaikan ruas Jalan Srandakan-Mangiran.(IDN Times/Daruwaskita)

Halim mengatakan bahwa selama masa kepemimpinannya sebagai Bupati Bantul, anggaran yang tersedia telah difokuskan untuk penanganan dampak COVID-19. Angkanya mencapai ratusan miliar. Oleh karenanya, selama dua tahun terakhir ini, tidak ada pelaksanaan perbaikan pada jalan yang rusak di wilayah Bantul, terutama pada jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab Pemkab Bantul.

"Praktis selama dua tahun COVID-19 mulai tahun 2020 saat saya menjabat wakil bupati dan tahun 2021 menjabat sebagai Bupati Bantul bahkan di tahun 2022 tidak ada pembangunan atau perbaikan jalan karena memang anggarannya sangat kecil," ungkap dia.

3. Anggaran tahun 2024 terkuras untuk biaya pemilu serentak

Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Arief Rahmat)

Pada tahun 2024, dirinya ingin menggenjot pembangunan jalan khususnya jalan kabupaten namun demikian terkendala juga dengan anggaran. Sebab anggaran Rp70 miliar dipastikan untuk pembiayaan pemilihan serentak pada bulan Februari 2024 yang akan datang.

"Jadi kondisi ini (keterbatasan anggaran) tidak semua ruas jalan yang rusak dilakukan perbaikan karena anggarannya juga terbatas," tandasnya.

"Jadi memang kalau ada kritikan dari masyarakat kita terima namun kita juga siap memberikan penjelasan kepada masyarakat," tambahnya lagi.

4. Pembangunan ruas Jalan Srandakan-Mangiran telan biaya Rp397 juta

Ilustrasi perbaikan jalan (IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi perbaikan jalan (IDN Times/Daruwaskita)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul, Aris Suharyanta, menjelaskan bahwa proyek pembangunan ruas Jalan Srandakan-Mangiran di Padukuhan Bendo, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan memiliki panjang sekitar 346 meter dengan lebar jalan tiga meter. Proyek ini memiliki nilai lelang sebesar Rp397 juta dan dijadwalkan akan memakan waktu pengerjaan selama 90 hari kalender.

"Ruas Jalan Srandakan-Mangiran mengalami kerusakan cukup parah sehingga menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan. Apalagi di wilayah tersebut banyak sentra ekonomi dan pelaku UMKM," ucapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Hironymus Daruwaskita
EditorHironymus Daruwaskita

Latest News Jogja

See More

5 Tips Pilih Gorden Jendela yang Tepat, Suasana Rumah Jadi Nyaman

31 Mei 2026, 22:20 WIBNews