Comscore Tracker

Melonjak, Sleman Terbitkan 19.841 Akta Kematian pada 2021

Meningkat drastis dari tahun-tahun sebelumnya

Sleman, IDN Times - Selama tahun 2021, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman menerbitkan belasan ribu akta kematian. Kepala Disdukcapil Kabupaten Sleman, Susmiarto mengungkapkan tercatat dari mulai Januari hingga Desember 2021, sudah ada 19.841 akta kematian yang diterbitkan.

Baca Juga: Disdik Sleman Akan Swab Sampling Siswa Sebelum PTM Dimulai

1. Meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya

Melonjak, Sleman Terbitkan 19.841 Akta Kematian pada 2021Susmiarto, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman (kanan). (IDN Times/Siti Umaiyah)

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penerbitan akta kematian ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada 2020, tercatat ada 12.549 akta kematian dan pada 2019 tercatat ada 14.126 akta kematian.

Menurut Susmiarto, pihaknya belum bisa memastikan apakah meningkatnya penerbitan akta kematian ini lantaran dari kasus kematian akibat COVID-19. Peningkatan ini juga disumbang adanya kasus kematian di tahun sebelumnya yang belum tercatatkan. Selain itu, pada 2021 pihaknya juga ada program percepatan penerbitan akta kematian.

"Perlu dicek dengan Dinkes (untuk kasus kematian COVID-19), karena tahun 2021 kami ada kegiatan percepatan penerbitan akta kematian untuk update data penduduk," terangnya.

2. Percepatan dilakukan bersama pemerintahan desa

Melonjak, Sleman Terbitkan 19.841 Akta Kematian pada 2021IDN Times/Haikal

Susmiarto menjelaskan, percepatan penerbitan akta kematian ini dilakukan berdasarkan laporan data sensus Badan Pusat Statistik, di mana terdapat data kematian yang belum tercatat aktanya. Kemudian, pihaknya bekerja sama dengan aparat pemerintahan desa untuk dicek ke dukuh.

"Hasilnya ada yang sudah punya akta kematian serta banyak yang belum punya akta, lalu difasilitasi akta kematian," katanya.

3. Dinkes Sleman catatkan 2.415 kematian akibat COVID-19

Melonjak, Sleman Terbitkan 19.841 Akta Kematian pada 2021Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati, mengungkapkan Dinkes Sleman mencatatkan adanya kasus kematian akibat COVID-19 sebanyak 2.415 kasus. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari awal pandemik COVID-19 hingga tanggal 10 Januari 2022.

"Update data per 10 Januari 2022, meninggal 2.415 terdiri dari yang diswab PCR 1.914 dan Antigen 501," paparnya.

Baca Juga: Ribuan Data Kematian di Sleman Tak Terlaporkan di Disdukcapil

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya