Comscore Tracker

KPU Sleman Fasilitasi Pemilih yang Tertular Virus Corona 

KPPS akan berikan fasilitas pemilihan di tempat isolasi

Sleman, IDN Times -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman akan memfasilitasi pemilih yang terkena COVID-19 atau sedang menjalani isolasi. 

 Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi pihaknya semaksimal mungkin akan mencoba mengakomodasi semua pemilih. 

"Itu tetap menjadi kewajiban kami untuk memfasilitasi pemilih walaupun yang bersangkutan adalah positif ataupun masa isolasi," ungkapnya pada Rabu (21/10/2020).

1. KPPS akan berikan fasilitas pemilihan di tempat isolasi

KPU Sleman Fasilitasi Pemilih yang Tertular Virus Corona Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi. IDN Times/Siti Umaiyah

Trapsi menjelaskan agar pemilih dapat melalukan haknya, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan mendatangi lokasi isolasi pemilih yang positif COVID-19. Nantinya, KPPS akan dibekali dengan hazmat pada saat datang. 

"Petugas nanti akan mendatangi pasien di tempat yang sudah ditentukan seperti Asrama Haji. Atau seumpama melakukan isolasi mandiri di rumah, KPPS akan mendatangi pemilih tersebut," terangnya.

Berkaitan dengan data pemilih yang positif COVID-19, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Kabupaten.

"Kalau pendataan kan emang di gugus tugas kita akan berkoordinasi pasiennya berapa kemudian dari mana," jelasnya.

Baca Juga: KPU DIY Khawatir Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Tak Sesuai Target  

2. Di setiap TPS akan difasilitasi bilik khusus

KPU Sleman Fasilitasi Pemilih yang Tertular Virus Corona IDN Times/I Made Argawa

Selain memfasilitasi pemilih positif COVID-19, KPU Sleman juga memperketat pemeriksaan bagi pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilakukan pengecekan suhu. Bagi mereka yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 akan ditempatkan di bilik khusus.

"Di setiap TPS nanti akan ada bilik khusus bagi pemilih yang datang suhunya di atas 37,3," katanya.

3. Sebelum dilakukan pencoblosan akan dilakukan simulasi

KPU Sleman Fasilitasi Pemilih yang Tertular Virus Corona Ilustrasi Pilkada serentak 2020, IDN Times/ istimewa

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta mengkhawatirkan jumlah partisipasi pemilih saat pilkada tidak sesuai harapan.  Untuk menyakinkan pemilih, KPU di tingkat kabupaten telah menyiapkan 15 jenis protokol kesehatan. Mulai dari imbauan membawa masker dan alat tulis sendiri, pengaturan jadwal kedatangan ke TPS, penyediaan sarana cuci tangan, pengukuran suhu tubuh, hingga penyediaan sarung tangan plastik untuk setiap pemilih.

Menjelang pelaksanaan pilkada, KPU di tiga kabupaten akan menggelar simulasi pemungutan suara dengan penerapan protokol kesehatan. Untuk itu pihaknya berharap warga tidak khawatir menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2020. 

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3M: Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: Loncat dari Ambulans, Pasien COVID Ikut Aksi Demo UU Ciptaker 

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya