Sleman, IDN Times - Selama sepekan terakhir, Gunung Merapi terpantau mengeluarkan 14 kali awan panas guguran. Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida dari belasan kali awan panas guguran tersebut, jarak luncur guguran terjauh mencapai 1.800 meter.
"Awan panas guguran terjadi sebanyak 14 kali dengan jarak luncur teramati sejauh 1.800 m ke arah Barat Daya dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 168 detik," ungkapnya pada Senin (5/4/2021).
Hanik menyampaikan, dari pantauan yang dilakukan oleh BPPTKG, juga teramati adanya hujan abu berintensitas tipis di sejumlah wilayah. Di antaranya Ngadirojo, Stabelan, Takeran, Tlogolele, Selo, Pos Babadan, dan sekitar Pasar Talun.
