Sleman, IDN Times - Sepekan terakhir, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadinya empat kali awan panas guguran di Gunung Merapi. Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengatakan, dari kejadian awan panas guguran tersebut, jarak maksimum awan panas tercatat sejauh 1.500 meter.
"Awan panas guguran terjadi sebanyak 4 kali dengan jarak luncur teramati sejauh 1.500 meter ke arah barat daya dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 39 mm dan durasi 119 detik," ungkapnya pada Senin (17/5/2021).
