Ilustrasi belajar daring (IDN Times/Dokumen)
Kendala susah sinyal tidak hanya dirasakan oleh siswa dari SMP N 3 Prambanan, sebelumnya sekolah maupun siswa di SMP N 1 Seyegan juga mengalami kendala tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala SMP N 1 Seyegan Rini Trimurti Margaretha menjelaskan jika beberapa saat lalu pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia jasa layanan jaringan untuk memperkuat bandwidth.
"Sekarang sudah lancar," terangnya.
Untuk siswa sendiri, Rini menjelaskan jika pihaknya telah mengupayakan untuk bisa memberikan subsidi kuota kepada siswa melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah.
Dia menjelaskan, untuk subsidi ini diprioritaskan untuk siswa yang orang tuanya memiliki kartu keluarga miskin (KKM). Ada sekitar 259 siswa yang memiliki KKM.
"Kendala masih tetap ada selain sinyal juga pulsa atau kuota internet. Untuk itu subsidi pulsa untuk tahap ke-2 ini kami prioritaskan bagi siswa yang orangtuanya punya kartu keluarga miskin, masing-masing siswa Rp50 ribu," paparnya.