Sandiaga Uno Beri Catatan untuk Prabowo MotoGP Mandalika Tahun Depan

- Presiden Jokowi pastikan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB tetap berlangsung tahun depan
- Menparekraf Sandiaga Uno ingin penambahan akomodasi di sekitar kawasan sirkuit Mandalika untuk mendukung pelaksanaan MotoGP
- Kemenparekraf masih mengkaji dampak ekonomi dari perhelatan MotoGP Mandalika pada sektor pariwisata-ekonomi kreatif
Yogyakarta, IDN Times - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB tetap berlangsung tahun depan sebagai salah satu seri balap motor kelas premier.
Menparekraf, Sandiaga Uno memiliki beberapa catatan penting agar pelaksanaan MotoGP Mandalika di Prabowo Subianto bisa lebih baik.
1. Catatan Sandiaga untuk Prabowo

Sandiaga menyampaikan, catatan darinya berupa penambahan akomodasi, khususnya di sekitar kawasan sirkuit Mandalika.
"Ada beberapa catatan yang kita inginkan agar ini (MotoGP Mandalika) terus berkelanjutan pada tahun depan. Kita harus memberikan penanganan dan penambahan jumlah kamar hotel yang dekat dengan lokasi sirkuit MotoGP," kata Sandiaga di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (6/10/2024).
"Kita harapkan di pemerintahan Pak Prabowo, semakin baik lagi. MotoGP akan memberikan dampak yang lebih bermanfaat bagi masyarakat," sambungnya.
2. Dampak ekonomi masih dikaji

Sandiaga menuturkan, Kemenparekraf sejauh ini masih mengkaji dampak ekonomi dari perhelatan MotoGP Mandalika pada sektor pariwisata-ekonomi kreatif.
Ia mengaku optimistis kesuksesan MotoGP tahun ini, dengan berkaca dari penyelenggaraan sebelumnya tahun 2022 dan 2023 lalu, dampak ekonominya saat itu melebihi Rp8 triliun.
"Dan lebih 50 ribu lapangan kerja tercipta, tentunya dampak langsung di NTB-nya, hotel semua terisi penuh 100 persen dengan tarif yang cukup fantastis pada saat itu," imbuh Sandiaga.
3. MotoGP kembali ke Mandalika tahun depan

Gelaran MotoGP tahun ini, Jokowi mengapresiasi manajemen penyelenggara yang sudah melakukan hal yang dinilai sangat berarti bagi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Sebanyak tiga ribu kru yang bertugas merupakan warga NTB. "Untuk kru, saya senang tiga ribu kru yang ada di sini semuanya berasal dari NTB. Itu Saya senang,” ujar Jokowi.

















