Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Puluhan RS dan Puskesmas di Sleman Disiapkan Jadi Lokasi Vaksinasi
ilustrasi vaksin COVID-19 (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Sleman, IDN Times - Sebanyak 52 fasilitas kesehatan di Kabupaten Sleman disiapkan sebagai lokasi vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

Kepala Bidang Sumber Data Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman, drg. Atikah Nurhesti, mengungkapkan setidaknya ada 24 rumah sakit, 25 puskesmas serta 3 klinik di Sleman yang akan dijadikan lokasi vaksinasi untuk tenaga kesehatan serta non kesehatan, seperti petugas administrasi, sopir, dan pengelola jenazah di fasilitas layanan kesehatan.

1. Vaksinator mulai dilatih pada 11 Januari mendatang

ilustrasi vaksin (Pixabay.com/Geralt)

Atikah menjelaskan, di masing-masing lokasi pemberian vaksin, akan disiapkan 3tiga vaksinator. Nantinya, vaksinator ini sendiri akan mulai diberikan pelatihan pada Senin, 11 Januari 2021 mendatang.

"Masing-masing tiga vaksinator. Mulai akan dilatih tanggal 11," ungkapnya pada Jumat (8/1/2021).

2. Masih rapatkan nama pertama yang akan divaksinasi

ilustrasi penyuntikan vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Berkenaan mengenai siapa nama yang akan divaksinasi untuk pertama kali, Atikah menjelaskan jika saat ini nama tersebut masih dikoordinasikan terlebih dahulu. Begitu pula dengan tanggal pasti pemberian vaksin, pihaknya masih menunggu komando dari pemerintah provinsi dan pusat.

"Belum tahu, baru koordinasi dengan provinsi dan pusat," katanya.

3. Vaksin akan diberikan dua kali

ilustrasi vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelumnya, Pengelola Program Imunimasi Dinkes Sleman Sudarto Edi Hartono menerangkan, nantinya vaksin ini akan diberikan dua kali dengan dosis sebanyak 0,5 ml. Pemberiannya pun akan diberi jeda selama 14 hari.

"Mekanisme pelayanan vaksin diberikan pada hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Satu hari akan dibagi menjadi tiga sesi dan satu sesinya bisa melayani maksimal 20 orang," paparnya.

Dengan asumsi ini, lanjut Edi, satu faskes maksimal melayani 60 orang. Sedangkan jumlah faskes yang siap melayani vaksin ada 52 sehingga dalam waktu seminggu sudah bisa selesai pemberian vaksin tahap pertama.

Editorial Team

Related Article