Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Tiyo Ardianto, Lulusan Paket C yang Jadi Ketua BEM UGM
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
  • Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM 2025 asal Kudus, dikenal vokal mengkritik pemerintah dan tetap aktif di ruang publik meski sering mendapat intimidasi digital.
  • Lulusan Paket C dari PKBM Omah Dongeng Marwah ini membuktikan pendidikan nonformal bisa melahirkan pemimpin berprestasi, bahkan hingga memimpin organisasi mahasiswa terbesar di kampus ternama.
  • Tiyo makin disorot setelah menyurati UNICEF terkait kasus tragis siswa NTT, menyoroti kegagalan negara memenuhi hak anak serta mengkritisi kebijakan anggaran nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tiyo itu anak dari Kudus yang dulu sekolahnya lewat Paket C di PKBM Omah Dongeng Marwah. Sekarang dia jadi ketua BEM di UGM. Banyak orang kagum karena dia berani ngomong soal pemerintah. Kadang ada yang marah dan ganggu dia, tapi dia tetap semangat bicara di TV dan podcast. Dia juga suka bikin puisi dan pernah kirim surat ke UNICEF supaya anak-anak bisa sekolah dengan baik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tiyo Ardianto belakangan ini mendadak mencuti perhatian publik setelah keberaniannya menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Tiyo adalah ketua BEM UGM 2025 yang viral bukan karena sekadar ceplas-ceplos, tapi juga dianggap berhasil menguliti program pemerintah sekaligus menjadikannya kritikan yang menggelitik telinga para penguasa.

Kerap dihantam badai intimidasi digital akibat sikap vokalnya, langkah pemuda ini justru sama sekali tidak surut. Alih-alih mundur, ia makin rajin berseliweran di berbagai podcast hingga acara TV nasional untuk membahas isu-isu hangat yang meresahkan masyarakat. Supaya gak penasaran, yuk, simak profil Tiyo dan kisah inspiratifnya di artikel berikut ini!

1. Biodata dan Latar Belakang Pendidikan Tiyo Ardianto

  • Nama lengkap: Tiyo Ardianto

  • Asal: Kudus, Jawa Tengah

  • Tanggal lahir: 26 April

  • Status pendidikan: Mahasiswa aktif Program Sarjana (S1) Filsafat (Angkatan 2021)

  • Jabatan organisasi: Ketua BEM KM UGM periode 2025–2026

  • Institusi pendidikan nonformal: PKBM Omah Dongeng Marwah

2. Bagaimana Riwayat Pendidikan Paket C Tiyo Ardianto?

Profil Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM 2025 (instagram.com/tiyoardianto_)

Sikap Tiyo yang kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah membuatnya kerap menerima berbagai respons negatif. Salah satu hal yang dipersoalkan banyak pihak adalah latar belakang pendidikannya sebagai pemilik ijazah Paket C. Cacian padanya tak lepas dari anggapan bahwa lulusan program kesetaraan SMA ini, seolah-olah memiliki keterbatasan dibandingkan lulusan sekolah formal.

Namun, Tiyo justru menunjukkan bahwa jalur pendidikan nonformal tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Ia mampu melanjutkan pendidikan tinggi dan terpilih sebagai Ketua BEM UGM, salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Dan ia dengan bangga menunjukkan bahwa ia memang seseorang yang datang dari Ijazah Paket C.

Tiyo Ardianto menempuh pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Omah Dongeng Marwah yang bertempat di Kudus, Jawa Tengah. Lembaga tersebut berfokus pada pendidikan kesetaraan sekaligus pengembangan potensi peserta didik. Berbeda dari lembaga pendidikan pada umumnya, PKBM ini memanfaatkan dongeng sebagai salah satu pendekatan belajar. Melalui cerita dan proses berimajinasi, peserta didik diajak memahami materi, mengembangkan kreativitas, serta mengenal berbagai nilai kehidupan.

3. Apa Saja Prestasi Tiyo Ardianto di Bidang Sastra?

Dalam unggahan media sosialnya, Tiyo mengaku pernah berpikir bahwa ijazah dan sekolah tidak menentukan kehidupan. Hal ini pun membuatnya mantap memilih alternatif di PKBM Omah Dongeng Marwah. Namun akhirnya ia melakukan banyak pencarian bahkan lewat data hingga jatuh cinta pada UGM.

Sayangnya, bukan jalanan mulus yang dilalui Tiyo untuk menjadi mahasiswa UGM. Pernah gagal masuk UGM dan UIN Sunan Kalijaga, akhirnya ia berhasil lolos lewat SBMPTN pada 2021 dengan pilihan jurusan pertamanya, yakni filsafat dengan skor rata-rata yang tinggi.

Menariknya, Tiyo memiliki segudang prestasi yang berkaitan dengan dunia sastra. Di antaranya adalah peserta event internasional Pertemuan Penyair Nusantara, juara dua nasional Monolog Bahasa Jawa UNES, dan juara satu nasional Lomba Baca Puisi Inspiratif Penegak Kelangga. Tak sampai di situ saja, bersama penulis lain seperti D. Zawawi Imron hingga KH Ahmad Musthofa Bisri, karyanya berhasil diabadikan dalam antologi Sesapa Mesra Selinting Cinta (BBJT, 2019).

4. Surati UNICEF hingga kritis BGN

Tiyo bersama BEM UGM menggelar aksi simbolik dan diskusi terkait program MBG di Bundaran UGM, Rabu (24/9/2025). (dok. UGM)

Profil Tiyo Ardianto makim dikenal publik setelah tragedi seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal karena bunuh diri. Siswa tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya karena kesulitan membeli perlengkapan sekolah berupa pulpen dan buku yang nilainya kurang dari Rp10 ribu. Bagi Tiyo, peristiwa ini mencerminkan kegagalan negara dalam memenuhi hak dasar anak, terutama hak untuk mendapatkan pendidikan. Ia menilai tragedi tersebut tidak dapat dipisahkan dari kebijakan serta prioritas pemerintah saat ini.

Dengan langkah yang berani, Tiyo mengirimkan surat kepada UNICEF dan meminta lembaga internasional itu memberi perhatian terhadap kondisi pemenuhan hak anak di Indonesia. Menurutnya, persoalan ini bukan lagi sekadar masalah administrasi, melainkan telah menjadi krisis kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius. Ia juga menyampaikan kritik terhadap anggaran Badan Gizi Nasional yang dinilai belum tepat sasaran.

Sikap tersebut membuat Tiyo tidak hanya mendapat dukungan dari publik, tetapi juga menghadapi berbagai serangan. Ia mengaku menerima intimidasi dalam sejumlah bentuk, mulai dari peretasan, ancaman penculikan, hingga tuduhan sebagai antek asing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article