Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Produksi Film Our Son Dimulai, Angkat Cerita Jogja dan Perempuan

Produksi Film Our Son Dimulai, Angkat Cerita Jogja dan Perempuan
Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Film 'Our Son' karya Luhki Herwanayogi memulai produksi di Jogja, terinspirasi dari interaksi keluarga di Yogyakarta.
  • Alasan produksi di Jogja adalah latar budaya dan nilai tradisional-modern masyarakat, serta apresiasi terhadap perempuan.
  • Dibintangi aktor ternama, film ini akan dirilis pada kuartal ke-4 tahun 2025 melalui festival internasional dan bioskop di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Yogyakarta, IDN Times - Film ‘Our Son’ karya perdana sutradara Luhki Herwanayogi, peraih penghargaan Locarno Open Doors-Locarno Film Festival 2021 di Swiss, resmi memulai produksi di Jogja. Kota ini dipilih sebagai lokasi utama pengambilan gambar karena menjadi inspirasi penulisan film ini.
 
Cerita Our Son terinspirasi dari pengamatan interaksi yang terjadi pada keluarga di Yogyakarta, lingkungan tempat saya tumbuh. Segala cerita dan dinamikanya memantik pertanyaan besar: sebenarnya keluarga itu apa?, ” ujar Luhki, Selasa (11/2/2025).

1. Angkat cerita tentang Jogja dan perempuan

Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)
Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)

Lukhi menjelaskan kedalaman latar belakang budaya dan perpaduan nilai tradisional dan modern masyarakat Jogja juga menjadi alasan menarik keseluruhan proses produksi dilakukan di kota ini. “Karya ini juga bentuk apresiasi saya terhadap perempuan, terutama sosok ibu yang merupakan kunci keberlangsungan kehidupan umat manusia,” tambahnya.
 
‘Our Son’ adalah film drama rumah tangga yang mengisahkan dua pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak dan menghadapi berbagai tekanan sosial. Ketika salah satu pasangan akhirnya memiliki anak, mereka berbagi peran dalam pengasuhannya hingga kemudian terjebak dalam situasi yang rumit.

2. Melalui proses pengembangan cerita yang panjang

Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)
Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)

Film ini melalui proses pengembangan cerita yang panjang di berbagai laboratorium dan program bimbingan film, baik di level nasional serta internasional sejak tahun 2019. Dimulai dari pengembangan dan pitching di Busan Asian Film School (AFiS) perjalanan naskah ‘Our Son’ berlanjut ke Jogja Future Project Jogja-NETPAC Asian Film Festival di tahun yang sama. Tahun 2021 ‘Our Son’ mendapat dukungan untuk pengembangan naskah di Locarno Open Doors Hub di Locarno Film Festival, Swiss. Setahun kemudian mengikuti workshop pengembangan produksi untuk produser film Eropa dan Asia di Ties That Bind 2022,serta JFW Producers Lab di Jakarta Film Week 2023.
 
Film ini dibintangi sejumlah aktor ternama di dunia perfilman Indonesia, seperti Raihaanun, Della Dartyan, Ariyo Wahab, Iedil Dzuhrie Alaudin, dan pemeran cilik Farrell Rafisqy. “Saya ketemu Yogi (sutradara) dan Iqbal (produser) di Jogja dan dapat cerita ini, garis besarnya saya senang karena lama tidak ada film di Indonesia yang kompleks,” kata Raihaanun.
 
Ia juga menceritakan tentang karakternya dalam film ini yang merupakan perempuan metropolitan dan easy going.

Della Dartyan menambahkan sebagai orang yang lahir dan pernah lama tinggal di Yogyakarta merasa akrab dengan suasana yang diangkat dalam film ini. “Sehingga bisa relate dengan tokoh yang saya perankan,” ungkapnya.
Sosok Elli menurutnya memiliki karakter sebagai seorang perempuan yang lahir dan besar di Yogyakarta dan sangat lurus.

3. Kolaborasi 2 rumah produksi

Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)
Jumpa pers Film ‘Our Son’, Selasa (11/2/2025). (Dok. Istimewa)

‘Our Son’ diproduksi melalui kolaborasi dua rumah produksi, Catchlight Pictures yang berbasis di Yogyakarta dan Qun Films yang berbasis di Jakarta. Proses produksi hingga pasca produksi ‘Our Son’ melibatkan kru film berpengalaman dari Indonesia dan Director of Photography asal Singapura, yakni James Hia. Keterlibatannya diharapkan memberi perspektif sinematografi yang berbeda pada film ini.
 
‘Our Son’ akan dirilis pada kuartal ke-4 tahun 2025 melalui festival film internasional, disusul melalui berbagai jejaring bioskop di seluruh Indonesia. “Semoga kehadiran ‘Our Son’ dapat turut meramaikan dunia perfilman Indonesia dan mendapatkan sambutan yang baik, dengan menyajikan cerita yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari banyak keluarga,” ungkap produser Catchlight Pictures, Iqbal Hamdan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More