Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Paling Diminati, Pendaftar UIN Sunan Kalijaga di SPAN-PTKIN 2026 Capai 26 Ribu
Potret UIN Sunan Kalijaga (uin-suka.ac.id)
  • UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mencatat 26.886 pendaftar di jalur SPAN-PTKIN 2026, menjadikannya PTKIN dengan peminat terbanyak meski hanya menyediakan 1.758 kursi di 25 prodi keagamaan.
  • Pihak kampus menambah kuota penerimaan mahasiswa baru di berbagai jalur nasional untuk memperluas peluang calon mahasiswa, sekaligus memperkuat promosi dan kualitas program studi.
  • UIN Sunan Kalijaga menempati peringkat teratas versi SINTA, Webometrics, dan Edurank, serta masuk jajaran kampus terbaik Asia dan dunia dalam bidang Theology, Divinity, and Religious Studies.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah peminat terbanyak pada jalur SPAN-PTKIN 2026.

Pada jalur seleksi tersebut, UIN Sunan Kalijaga mencatat 26.886 pendaftar. Sementara itu, kuota yang tersedia hanya 1.758 kursi yang tersebar di 25 program studi keagamaan.

1. PTKIN paling diminati calon mahasiswa

Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Handini, menyebut tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kampus tersebut masih menjadi salah satu PTKIN yang banyak diminati calon mahasiswa di Indonesia.

“Ini menjadi bukti bahwa UIN Sunan Kalijaga masih menjadi PTKIN yang paling diminati. Kami juga ingin menyampaikan kepada calon pendaftar agar tidak khawatir, karena pada tahun ini terdapat penambahan kuota penerimaan sehingga peluang untuk diterima tetap terbuka lebar,” ujarnya dilansir laman resmi UIN Sunan Kalijaga, Selasa (17/3/2026).

2. Tambah kuota penerimaan mahasiswa baru

Tangkapan layar laman utama SPAN PTKIN (span.ptkin.ac.id)

Menurut Handini, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menambah kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur nasional, baik untuk program studi keagamaan maupun program studi umum.

Ia menjelaskan, komposisi kuota tahun ini meningkat dengan rincian SPAN-PTKIN sebesar 35 persen, UM-PTKIN 40 persen, SNBP 35 persen, UTBK-SNBT 40 persen, serta jalur mandiri 25 persen.

“Dengan penambahan kuota ini, kesempatan calon mahasiswa untuk bergabung di PTKIN, khususnya di UIN Sunan Kalijaga, semakin besar. Karena itu, kami mengajak para siswa untuk tidak ragu memilih PTKIN terkemuka di Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,” katanya.

Handini menambahkan, tingginya jumlah pendaftar juga dipengaruhi kerja bersama seluruh elemen kampus. “Kualitas program studi terus ditingkatkan, riset semakin kuat, dan promosi dilakukan secara masif melalui media sosial yang memang menjadi platform paling banyak diakses calon pendaftar,” ujarnya.

3. Peringkat UIN Sunan Kalijaga

Di tingkat PTKIN, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menempati peringkat pertama versi SINTA, Webometrics, dan Edurank, serta berada di posisi kedua pada AD Scientific Index.

Di level Asia, kampus ini juga berada di peringkat kedua QS Asia University Ranking untuk kategori PTKIN. Sementara secara global, UIN Sunan Kalijaga masuk peringkat 37 dunia pada QS World University Ranking by Subject bidang Theology, Divinity, and Religious Studies.

Dengan capaian tersebut, UIN Sunan Kalijaga optimistis tetap menjadi salah satu pilihan utama calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dengan reputasi akademik yang kuat.

Editorial Team