Sleman, IDN Times — Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan kenaikan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menuju standar Upah Minimum Kabupaten (UMK), dilakukan secara bertahap mulai 2027. Namun, anggaran yang tersedia pada tahap awal baru menutup sekitar 59 persen dari total kebutuhan riil.
Pemkab Sleman Janjikan Kenaikan Gaji PPPK Paruh Waktu Mulai 2027

1. Pemkab Sleman janji hak PPPK dipenuhi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Nur Fitri Handayani, mengatakan total kebutuhan anggaran agar seluruh PPPK paruh waktu sesuai besaran UMK diperkirakan mencapai Rp44 miliar, sementara Pemkab baru mengalokasikan Rp26,3 miliar pada Rancangan APBD 2027.
"Anggaran yang sudah dialokasikan pada 2027 sebesar Rp26 miliar dari total kebutuhan kurang lebih Rp44 miliar," kata Fitri, Kamis (13/08/2026) di Donoharjo, Sleman usai uji coa Perlinsos Digital.
Dari sisi pendanaan, alokasi gaji PPPK paruh waktu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBN, bukan murni APBD Sleman.
2. Kondisi PPPK paruh waktu di Kabupaten Sleman
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan kebijakan itu tetap mengacu pada aturan yang berlaku dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. "Pemda Sleman tidak zalim, haknya pasti diberikan," ujarnya.
Harda menjelaskan kenaikan gaji ini mengikuti ketentuan undang-undang yang menyatakan bahwa penyesuaian sesuai kemampuan keuangan daerah. "Sehingga untuk saat ini, Sleman belum mampu untuk [menaikkan gaji] sepenuhnya. Tapi Sleman saat ini menaikkan untuk tambahan gaji teman-teman kita yang di PPPK".
Sejumlah fakta kunci menggambarkan kondisi PPPK paruh waktu di Kabupaten Sleman saat ini. Dari sisi jumlah penerima, sebanyak 1.211 PPPK paruh waktu di sektor pendidikan belum menerima gaji setara UMK, terdiri atas 474 guru dan 737 tenaga kependidikan (tendik), menurut data yang diungkap Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sleman. Kesenjangan upah pun masih lebar: gaji yang diterima saat ini berkisar Rp1,3 juta hingga Rp2,6 juta per bulan, sedangkan UMK Sleman 2026 yang ditetapkan Rp2.624.387.
3. Anggaran masih kurang Rp18 miliar
Sementara itu, kekurangan anggaran masih terjadi dengan selisih antara kebutuhan ideal dan alokasi 2027 mencapai sekitar Rp18 miliar.
Jumlah ini mendorong Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sleman mendesak anggaran tambahan Rp18,22 miliar dalam RAPBD 2027. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sleman, F. Bambang Sigit Sulaksono, menilai kesenjangan upah ini sebagai persoalan keadilan, mengingat beban kerja PPPK paruh waktu yang mencapai 20 hingga 24 jam mengajar per minggu, setara dengan PPPK penuh waktu meski dengan penghasilan jauh lebih rendah.
Pilih pandanganmu soal kenaikan gaji PPPK Sleman
Setujukah kenaikan gaji PPPK paruh waktu dilakukan bertahap?
See MoreCurated For You
- Cerita Usaha Kuliner Jogja: Menukar Tabung Gas, Menghapus Waswas14 Agu 2026, 20:26 WIB
- John Wick Mati Diracun, Pemilik Anjing Kumpulkan Bukti Cari Pelaku 14 Agu 2026, 18:53 WIB