Sleman, IDN Times - Literasi dan inklusi keuangan syariah di dalam negeri masih jauh lebih rendah dibanding literasi dan inklusi keuangan konvensional.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, untuk indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen. Sementara indeks literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia 9,14 persen di tahun 2022. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan syariah 12,12 persen.