Pembuatan produk di Palem Craft. (Dok. Istimewa)
Deddy juga membagikan bagaimana pembuatan produk di tempatnya. Dalam proses pembuatannya Deddy menggunakan teknik pres. Di mana cara pembuatannya yang khusus melalui uji bahan yang khusus dengan memilih pelepah pisang yang kuat sehingga saat dipres tidak gampang putus seratnya.
Lalu setelah dipres, serat pelepah pisang bisa digunakan berbagai macam anyaman diantaranya dijadikan kepang lalu dibuat melingkar sebagai hiasan cermin lampu hias. Selanjutnya setelah dianyam lalu proses perekatan dan pemotongan agar produk yang dihasilkan rapi dan estetik.
Jika sudah melalui itu semua, maka cermin atau lampu diberikan cat alami khusus dari Palem Craft dan finishing produk diberikan sentuhan air atau dicuci agar bersih dan terakhir dikeringkan. "Kami menggunakan bahan baku utama serat dari pelepah pisang dan limbahnya tidak mengganggu. Tidak dipakai pun bisa rusak sendiri. Untuk finishing campuran air tidak membahayakan lingkungan pastinya," ujarnya.
Bahan baku yang digunakan tidak banyak ditemui di Kota Yogyakarta. Oleh karenanya, Deddy bekerja sama dengan para petani di seluruh Indonesia untuk memenuhi bahan baku yang diperlukan.
"Di Kota Yogyakarta sendiri keberadaan bahan baku tidak banyak. Kami bekerja sama dengan petani di Indonesia untuk stok bahan baku yang digunakan. Selain itu, kita menggunakan biji mahoni. Jika dipotong motif batiknya luar biasa," katanya.
Tak hanya itu, Deddy juga memanfaatkan kulit kerang yang dijadikan lampu hias yang menambah keunikan produknya.