Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Miftah Maulana Pastikan Tak Gabung Tim Pemenangan Prabowo-Gibran
Pengasuh Ponpes Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Sleman, IDN Times - Pengasuh Ponpes Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman,  menyatakan tak akan bergabung ke dalam tim kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2024.

"Saya enggak akan masuk ke tim pemenangan, tapi bahwa saya mendukung (Prabowo-Gibran) iya," kata Miftah kala ditemui di Pakuwon Mall Yogyakarta, Sleman, Kamis (2/11/2023).

1. Arahan para guru

Pengasuh Ponpes Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Miftah. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Miftah mengklaim langkah mendukung Prabowo-Gibran atas perintah para gurunya, termasuk salah satunya Muhammad Luthfi bin Yahya atau Habib Luthfi.

"Saya sebisa mungkin tidak masuk ke tim pemenangan karena saya masuk (mendukung) satu, karena diperintahkan guru-guru saya termasuk Maulana Habib Luthfi, termasuk dari guru-guru yang lain. Jadi karena ini perintah guru ya saya ngikut gitu aja," katanya.

2. Ada tawaran, pilih cara sendiri

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat menjalani tes pemeriksaan kesehatan sebagai capres-cawapres di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat (26/10/2023). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Menurut Miftah, tawaran untuk masuk ke tim kampanye Prabowo-Gibran ke dirinya itu ada meski ia belum mengiyakan. Pendakwah berpenampilan nyentrik ini pun memilih untuk berjuang dengan caranya sendiri.

"Saya masih berusaha walaupun ada tawaran kemarin masuk di tim pemenangan, saya akan berusaha memenangkan mereka dengan cara saya. Jadi nggak harus masuk ke tim," tegasnya.

3. Dampingi langkah Gibran

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat hadir di Indonesia Arena GBK, Rabu (25/10/2023). (instagram.com/prabowo)

Miftah sudah jauh-jauh hari dan secara terang-terangan menyatakan dukungan buat Prabowo. Dia bahkan mendapat surat tugas langsung dari Prabowo untuk mencari doa restu dan dukungan dari kalangan ulama serta tokoh agama.

Khusus Gibran, Miftah menyatakan bersedia mendampingi perjalanan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Salah satu upayanya yakni menyarankan Gibran sowan ke para ulama atau kiai.

Apalagi, Gibran punya program dana abadi pesantren untuk dikampanyekan pada Pilpres 2024.

"Bahwa ini anak ini harus kita dampingi iya, karena sejarah panjang raja-raja dan pemimpin besar dulu itu pasti didampingi sama wali sama kyai. Dan ini mas Gibran orang yang mau belajar, buktinya apa? Kepemimpinan tiga tahun mas Gibran awal dengan dulu Pak Jokowi lebih nyata mas Gibran artinya dia gambaran akan lebih hebat daripada pak Jokowi di masa akan datang," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article