Sleman, IDN Times - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, selama sepekan mulai 25 Januari hingga 1 Februari 2024, Gunung Merapi meluncurkan guguran lava sebanyak 143 kali.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan guguran lava pijar sebanyak tiga kali meluncur ke Kali Boyong sejauh maksimal 1 kilometer dan 140 kali mengarah ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 1.700 meter.
"Luncuran lava sebanyak ratusan kali ini, mengarah ke Selatan dan Barat Daya. Suara guguran terdengar tiga kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/2/2024).
Menurut Agus, jumlah guguran lava pekan ini meningkat sebanyak tiga kali lipat dari pekan sebelumnya. "Pekan sebelumnya guguran lava tercatat muncul sebanyak 47 kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh 1,5 kilometer," terang Agus.
Selain guguran lava, BPPTKG juga mencatat terjadi awan panas guguran sebanyak 10 kali mengarah ke Barat Daya, atau menuju ke Hulu Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.400 meter. "Jumlah awan panas pekan ini cenderung menurun bila dibandingkan awan panas pada pekan lalu yang tercatat sebanyak 19 kali," pungkas Agus.