Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 1.000 Meter
Default Image IDN

Sleman, IDN Times - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Rabu (31/3/2021) pagi. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengungkapkan, awan panas tersebut terjadi sekitar pukul 08.11 WIB.

1. Awan panas meluncur sejauh 1.000 m

Default Image IDN

Hanik menjelaskan, awan panas yang terjadi meluncur sejauh 1.000 meter. Untuk arah luncuran masih mengarah ke Barat Daya.

"Jarak luncur kurang lebih 1.000 m ke arah Barat Daya," ungkapnya melalui keterangan tertulis pada Rabu (31/3/2021).

2. Awan panas berdurasi 79 detik

Default Image IDN

Menurut Hanik, awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 57 mm. Dari pantauan yang dilakukan BPPTKG, awan panas ini berdurasi 79 detik.

"Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 57 mm dan durasi 79 detik," katanya

3. Status Merapi masih Siaga

Ilustrasi Merapi. IDN Times/Arief Rahmat

Hanik mengatakan, hingga saat ini status Gunung Merapi masih berada di tingkat Siaga. Untuk potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan pada sektor Tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km potensi bahaya serupa juga perlu diwaspadai.

"Erupsi eksplosif juga masih berpeluang terjadi dengan potensi bahaya berupa lontaran material vulkanik dalam radius 3 km dari puncak," paparnya.

Editorial Team

Related Article