Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Meninggal Mendadak, Ribut Gegerkan Warga Parangtritis Bantul
Ribut meninggal mendadak gegerkan warga Mancingan, Parangtritis, Kretek, Bantul. (dok. SAR Satlinmas Wilayah III Bantul)

Bantul, IDN Times - ‎Warga Padukuhan Mancingan XI RT 02, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, digegerkan dengan meninggalnya Ribut (49) secara mendadak pada Rabu (15/12/2021) sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal karena serangan jantung.

1. Korban sempat membeli rokok‎ sebelum meninggal

Koordinator Sar Satlinmas Wilayah III Bantul, Ali Sutanta Jaka Saputra (kanan). (IDN Times/Daruwaskita)

Koordinator Sar Satlinmas Wilayah III Bantul, Ali Sutanta Jaka Saputra, mengatakan  korban merupakan warga asli Padukuhan Jerukan RT 06, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul.

Awalnya, korban sekitar pukul 04.30 WIB membeli rokok di salah satu warung, kemudian kembali ke rumahnya dan membangunkan istri untuk bekerja. Namun, beberapa saat kemudian korban batuk-batuk dan kejang-kejang.

"Kemudian istri korban mencari pertolongan kepada salah tetangganya Tukirah, namun setelah kembali ke rumah bersama Tukirah korban sudah meninggal dunia," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (15/12/2021).

2. Korban meninggal akibat serangan jantung

ilustrasi gangguan jantung (pexels.com/freestocks.org)

Saksi Tukirah, lanjut Ali, lantas melaporkan kejadian tersebut ke Pos Sarlinmas dan anggota Polairud Polda DIY yang bergegas menuju lokasi kejadian dan menemukan korban memang sudah dalam kondisi meninggal.

"Hasil pemeriksaan sementara dari dokter Puskesmas Kretek, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung," ungkapnya.

3. Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan‎

Ribut meninggal mendadak gegerkan warga Mancingan, Parangtritis, Kretek, Bantul. (dok. SAR Satlinmas Wilayah III Bantul)

Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban dan diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

"Korban memang sudah lama tinggal di Mancingan namun korban merupakan warga asli Kapanewon Pajangan, Bantul," ungkap Ali.‎

Curated For You

Editorial Team

Related Article