Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mahfud MD: Pemilu Mencari Pemimpin Bukan Mencari Musuh

Mahfud MD: Pemilu Mencari Pemimpin Bukan Mencari Musuh
Mahfud MD berjalan kaki untuk melaksanakan salat subuh sebelum mencoblos (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)
Share Article

Sleman, IDN Times - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD mengingatkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini mencari pemimpin bukan mencari musuh. Ia juga menyebut Pemilu ini sebagai sarana memberikam pengadilam kepada pemerintah.

"Mari tunggu saja. Saya kira rakyat Indonesia sekarang harus memberikan keputusan atau pengadilan kepada pemerintahah gitu ya. Dalam bentuk pemberian suara dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab," ujar Mahfud MD seusai shalat subuh di Masjid Darul Ikrom, Sambilegi lor, Maguwoharjo, Depok, sebelum mencoblos di TPS 106, Maguwoharjo, Depok, Rabu (14/2/2024).

1. Pemilu mencari pemimpin bukan musuh

Mahfud MD menemui awak media pagi menjelang pencoblosan (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)
Mahfud MD menemui awak media pagi menjelang pencoblosan (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)

Mahfud MD juga menyebut bahwa Pemilu ini mencari pemimpin bukan mencari musuh. Ia mengingatkan janhan sampai setelah selesai coblosan dan hasil diumumkan, masyarakat saling marah.

"Apapun hasilnya Pemilu ini adalah mencari pemimpin bukan mencari musuh. Jangan sampai begitu selesai coblosan lalu diumumkan, lalu kita saling marah," ujar Mahfud MD.

2. Jangan menodai demokrasi yang telah diperjuangkan

Mahfud MD usai melaksanakan salat subuh (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)
Mahfud MD usai melaksanakan salat subuh (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)

Mahfud MD menyebut Pemilu ini masuk kalender konstitusi dan tidak boleh dimain-mainkan. Pesta demokrasi ini menyangkut rakyat, menyangkut negara yang telah dibangun susah payah selama 78 tahun lebih.

"Kita membangun Indonesia ini dan sekarang kalender konstitusi sudah berjalan dengan baik jangan dinodai jangan dilukai hati rakyat," kata Mahfud MD.

3. Tidak boleh ada kekerasan

Suasana salat subuh yang diimami oleh Mahfud MD (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)
Suasana salat subuh yang diimami oleh Mahfud MD (14/02/2024) (IDN Times/Herlambang Jati)

Mahfud MD menegaskan siapapun nanti yang menang itulah keputusan rakyat. Jika ada yang tidak puas dengan hasil Pemilu bisa melalui jalur hukum.

"Siapapun nanti yang menang itulah keputusan rakyat. Kalau ada yang tidak puas ada jalur-jalur hukum, tidak boleh ada tindakan kekerasan atas nama siapapun dan atas nama apapun," kata Mahfud MD.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila

Latest News Jogja

See More

Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Penyidikan

01 Jun 2026, 16:54 WIBNews