Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Libur Panjang, Objek Wisata di Bantul Dikunjungi 56 Ribu Wisatawan

Libur Panjang, Objek Wisata di Bantul Dikunjungi 56 Ribu Wisatawan
Kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis. (IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times -Sebanyak 56.871 wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di Kabupaten Bantul selama libur panjang akhir pekan mulai Kamis (9/5/2024) hingga Minggu (12/5/2024). Dinas Pariwisata Bantul membukukan pendapatan asli daerah (PAD) dari tiket masuk retribusi objek wisata sebesar Rp823,3 juta dari kunjungan wisata tersebut.

1. Rincian jumlah kunjungan wisatawan dan pemasukan PAD

Penarikan tiket retribusi masuk objek wisata di Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Penarikan tiket retribusi masuk objek wisata di Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan secara rinci kunjungan wisata pada Kamis (9/5/2024) mencapai 16.233 orang dengan PAD mencapai Rp238,2 juta. Jumat (10/5/2024) kunjungan wisatawan mencapai 11.164 orang dengan PAD mencapai Rp161,5 juta.

Sedangkan hari Sabtu (11/5/2024) jumlah pengunjung mencapai 12.715 orang dengan PAD mencapai 184 juta dan pada Minggu (12/5/2024) kunjungan wisatawan mencapai 16.760 orang dengan PAD mencapai Rp242,7 juta.

"Kunjungan wisata terbanyak terjadi pada Minggu (12/5/2024) dan Kamis (9/5/2024) dengan jumlah wisatawan diatas 16 ribu orang," katanya, Selasa (14/5/2024).

2. Parangtritis penyumbang terbanyak wisatawan dan PAD

Ilustrasi wisatawan di Pantai Parangtritis.pinterest
Ilustrasi wisatawan di Pantai Parangtritis.pinterest

Menurutnya Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan tiket masuk retribusi objek wisata sebesar Rp823,3 juta dengan jumlah pengunjung mencapai 56.871 wisatawan paling banyak disumbang oleh pantai yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunungkidul itu.

"Pantai Parangtritis masih menjadi 'top off mine' dari wisatawan dan penyumbang terbanyak PAD ke Pemkab Bantul," ungkapnya.

Pria yang kerap disapa Ipung ini juga mengaku adanya kenaikan tiket retribusi masuk objek wisata pantai selatan Bantul dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per orang tak berpengaruh banyak pada turunnya kunjungan wisatawan.

"Kalau wisatawan dari luar DIY tak mempermasalahkan namun justru wisatawan lokal DIY yang terkadang masih kaget tiket retribusi naik namun kenaikan itu dapat diterima," ujar alumni SMA Kolese Debritto tahun 1992 ini.

3. Sejumlah wisatawan kaget tiket retribusi masuk objek wisata naik

TPR Pantai Samas, Kabupaten Bantul.(Dok.Istimewa)
TPR Pantai Samas, Kabupaten Bantul.(Dok.Istimewa)

Koordinator TPR pantai wilayah barat Bantul mulai dari Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo, Suto Akhir mengaku ada sejumlah wisatawan yang kaget dengan kenaikan tiket retribusi masuk objek wisata. Hanya, kata Suto tidak ada yang protes dan tetap bersedia membayarnya.

"Kenaikan tiket retribusi kan baru diterapkan pada tanggal 1 Mei 2024 sehingga mungkin wisatawan kaget karena sebelumnya tidak ada kenaikan. Ya itu wajar saja dan bisa kita beri pengertian," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Lokasi Salat Iduladha di Kulon Progo, Sleman, dan Bantul 2026

26 Mei 2026, 16:01 WIBNews