Ilustrasi kawasan Malioboro. IDN Times/Paulus Risang
Kemudian, ada 2 kasus terkait PKL Malioboro yang terkonfirmasi COVID-19 pada 4 September 2020. Usai anaknya juga diumumkan positif corona pada 8 September lalu, kini ada tambahan salah seorang anggota keluarga dan rekan sesama pedagang yang dinyatakan terinfeksi SARS-CoV-2.
"Dari Malioboro tambah dua. Satu dari keluarga dan satu dari pedagang kontak erat di sebelahnya," ujar Heroe.
Sampai hari ini ada 20 orang kategori pemilik kontak erat dengan PKL terkonfirmasi corona. Yakni, 7 orang anggota keluarga dan sisanya pedagang.
"Jadi dari 20 yang di-swab sudah ada 3 yang positif. Dari keluarga 2 dan dari pedagang sebelahnya 1. Lainnya menunggu hasil swab-nya," kata Heroe.
Heroe memastikan deretan kasus ini belum digolongkan jadi klaster. Lantaran, terhitung penularan generasi I.
"Karena masih dari (tracing) ibunya (PKL terkonfirmasi COVID-19) ke yang bersangkutan. Itu masih kontak erat dengan ibu pedagang tersebut," ucapnya.
Heroe mengatakan, hasil swab dari seluruh pemilik riwayat kontak nantinya bakalan jadi bahan evaluasi serta dasar kebijakan mau diapakan Malioboro setelah ini.
"Swabnya sudah menggunakan upaya untuk bisa melihat sejauh mana sebarannya. Jika ada indikasi yang ditemukan baru ambil kebijakan," tutur Heroe.