Gunungkidul, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Gunungkidul resmi dimulai dengan soft launching Dapur Sehat. Acara ini dipimpin oleh Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan, bersama Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, dan jajaran Forkopimda.
Gunungkidul Soft Launching Dapur Sehat untuk Makan Bergizi Gratis

1. Melayani MBG di Wonosari dan Tepus
Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan, menjelaskan bahwa Dapur Sehat mulai beroperasi setelah melalui berbagai persiapan sejak Juli 2024. Dua dapur utama disiapkan untuk mendukung kelancaran program ini, yakni di kompleks kantor Perpadi Wonosari dan di Kecamatan Tepus.
“Dapur di MBG Perpadi akan melayani siswa SMP Negeri di wilayah Wonosari dengan total 1.151 paket MBG. Sementara itu, Dapur Mandiri Kapanewon Tepus akan mengampu 3.000 paket yang tersebar di 30 titik, melayani berbagai jenjang pendidikan mulai dari kelompok usia dini hingga SMA di dua kalurahan,” ujarnya, Senin (17/2/2025).
2. MBG tidak hanya kuantitas namun kualitas
Roni menjelaskan, soft launching Dapur Sehat diharapkan berjalan lancar dengan fokus pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
“Yang diutamakan bukan hanya kuantitas, tetapi juga kualitas. Ke depan, program ini akan menjangkau sekitar 120 ribu penerima di seluruh Kabupaten Gunungkidul,” terangnya.
3. MBG diharapkan berjalan sesuai dengan visi dan misi pemerintah
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, dalam sambutannya, menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan visi-misi pemerintah daerah.
“Kami berharap program ini berjalan lancar. Jika sarana dan prasarananya baik, maka pelayanannya pun akan baik. Ini adalah tugas negara untuk masyarakat, dan kami akan berupaya memastikan program ini berjalan tanpa kendala,” ujar Bupati Sunaryanta.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak di Gunungkidul, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta pengentasan stunting di daerah tersebut.