Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Geledah Rumah Terduga Teroris di Bantul, Densus 88 Temukan Peluru

Geledah Rumah Terduga Teroris di Bantul, Densus 88 Temukan Peluru
Ilustrasi Densus 88 menggerebek terduga teroris. ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Share Article

Bantul, IDN Times - Tim Densus 88 Antiteror  Mabes Polri menangkap terduga teroris seorang penjual soto, JWN, warga Padukuhan Widoro, Kalurahan Bangunharjo Kapanewon Sewon, pada Jumat (2/4/2021). Di hari yang sama Densus juga menggeledah satu rumah di Pedukuhan Segoroyoso I RT 2, Kalurahan Segoroyoso, Kapanewon Pleret, Bantul. Dalam rumah milik KB yang berusia 40 tahun, Densus mengamankan senjata tajam hingga selongsong peluru

1. Saat penggeledahan terduga terduga teroris tidak ada di rumah

Ilustrasi teroris. IDN Times/Mardya Shakti
Ilustrasi teroris. IDN Times/Mardya Shakti

Ketua RT 2 Pedukuhan Segoroyoso I, Mujiono mengatakan saat penggeledahan dirinya diminta untuk menjadi saksi penggeledahan namun pemilik rumah tidak berada di tempat.  

"Saat saya diminta jadi saksi penggeledahan KB tidak di rumah. Penggeledahan dari jam 13.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB," katanya saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (2/4/2021).

 

2. Senjata tajam hingga selongsong peluru diamankan

Pixabay.com/stevepb
Pixabay.com/stevepb

Menurutnya saat penggeledahan terdapat banyak polisi berjaga di sekitar rumah KB, yang berpakaian sipil hingga seragam lengkap. 

"Banyak polisi tadi, ada yang pakaiannya Densus 88 ada. Polisi Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga ada," tuturnya.

Ditanya tentang barang yang dibawa Densus 88 dari rumah KB, Mujiono menyebut ada banyak barang yang diamankan, di antaranya senjata tajam dan selongsong peluru

"Yang dibawa tadi ada buku, laptop, Hp, pisau tapi pisau. Terus satu selongsong peluru, sama paspor juga dan compact disc (CD) ," ujarnya.

3. Keluarga terduga teroris jarang bersosialisasi dengan warga

Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Mujiono menambahkan sehari-hari KB bekerja di sebuah percetakan. Selain itu KB dan keluarganya sudah tinggal cukup lama di Segoroyoso.

"Dia asli Mantrijeron, Kota Yogyakarta dan tinggal di sini hampir lima tahunan. Nah, di sini dia tinggal bersama istri dan enam anaknya," katanya.

"Untuk pekerjaan pastinya tidak tahu, tapi pernah bilang di percetakan gitu. Kalau istrinya di rumah saja tidak pernah keluar jarang bersosialisasi," tambahnya lagi.

 

Share Article
Topics
Editorial Team
Hironymus Daruwaskita
EditorHironymus Daruwaskita

Latest News Jogja

See More

Api Misterius di Rumah Warga Sleman Belum Padam, Sudah 73 Kali Kejadian

01 Jun 2026, 19:15 WIBNews