Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
FRBB Ingin Putra Daerah Jadi Bupati, KPU Bantul: Bagian dari Demokrasi
Ketua KPU Bantul, Joko Didik Nugroho.IDN Times/Daruwaskita

Bantul, IDN Times - Berbagai elemen masyarakat yang menamakan diri sebagai Forum Rakyat Bantul Bersatu (FRBB) menginginkan agar partai-partai mengusung putra daerah sebagai calon bupati-calon wakil bupati dalam Pilkada Bantul 2020 mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul Didik Joko Nugroho menanggapi hal itu dengan santai. Menurutnya, keinginan semacam itu adalah aspirasi yang wajar dalam negara demokrasi.

1. Tak ada syarat cabup-cawabup harus putra daerah

IDN Times/Sukma Shakti

Didik mengatakan, dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, tidak ada persyaratan yang mengharuskan cabup-cawabup yang diusung partai politik atau gabungan politik adalah putra daerah. Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan seperti tertuang dalam Pasal 7 ayat 2 UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, berhak ikut serta.

"Ya ndak masalah, toh aspirasi itu kan ditujukan kepada partai politik atau gabungan partai politik yang nantinya mengusung Cabup dan Cawabup Bantul. Ya terserah kepada partai politik saja terkait aspirasi dari masyarakat itu," ujarnya, Rabu (2/10).

2. KPU Bantul dalam hal peryaratan Cabub-Cawabub mengacu pada aturan yang ada

Kantor KPU Bantul. IDN Times/Daruwaskita

KPU Bantul sendiri tetap akan mematuhi pada aturan yang ada. Selama persyaratan sesuai dengan yang disyaratkan dalam UU tersebut, kata Didik, KPU akan tetap memprosesnya.

"Syaratnya kan minimal umur 25 tahun, WNI dan sejumlah syarat lainnya. Selama itu terpenuhi maka KPU ya tunduk pada aturan tersebut. Masyarakat boleh punya aspirasi. Silakan salurkan kepada partai politik. Kita kan penyelenggara pemilu bukan pengusung cabup-cawabup," ungkapnya.

3. PKB Bantul tanggapi santai keinginan FRBB

Ketua Komisi A DPRD Bantul, Agus Salim (tengah).IDN Times/Istimewa

DPC PKB Bantul yang menggadang-gadang Abdul Halim Muslih sebagai cabup Bantul yang bukan putera daerah, menanggapi santai pernyataan dari FRBB.

"PKB Bantul tidak resah, kita santai. Itu kan bagian dari demokrasi. Apakah pernyataan FRBB itu pesanan atau tidak, PKB Bantul tetap menghargai aspirasi itu yang merupakan bagian dari demokrasi,"ujar Bendara DPC PKB Bantul, Agus Salim.

Gus Peng, panggilan akrab dari Agus Salim, mengatakan putra daerah belum tentu sukses memajukan Bantul.

"Tak ada jaminan putera daerah ketika menjadi pemimpin Bantul maka Bantul akan maju pesat. Yang jelas, siapa pemimpin di Bantul mendatang yang dilihat itu rekam jejaknya karena itu yang sangat penting," ujarnya.

4. PAN dan Gerindra sepakat dengan keinginan FRBB

Ketua Komisi D DPRD Bantul, Wildan Nafis. IDN Times/Daruwaskita

Sementara, DPD II PAN dan DPC Partai Gerindra Kabupaten Bantul justru mengapresiasi aspirasi FRBB.

"Ya kalau saya sepakat dengan aspirasi FRBB. Jika putra daerah yang memimpin Bantul maka rasa memiliki Bantul akan lebih tinggi, sehingga niatan untuk membuat masyarakat Bantul sejahtera akan semakin kuat. Bukan hanya janji saat kampanye saja," kata Suharsono, Ketua DPC Partai Gerindra Bantul.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPD II PAN Bantul, Wildan Nafis juga mengamini apa yang diucapkan Suharsono yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bantul. Menurutnya putra daerah lebih memahami budaya dan permasalahan mendasar yang dialami masyarakat Bantul sehingga akan ada solusi yang lebih konkret dan mengena.

"Makanya PAN Bantul yang miliki 5 kursi di DPRD Bantul juga punya keinginan mengusung cabup-cawabup yang merupakan orang kelahiran Bantul," ujar Wildan.

Sebelum Koordinator Forum Rakyat Bantul Bersatu Tur Hariyanto mengatakan setelah berkeliling ke berbagai desa dan dusun di Bantul menemukan fakta adanya keinginan masyarakat yang menginginkan Cabub-Cawabub mendatang adalah putera daerah dan bukannya Cabub-Cawabub yang impor dari daerah lain.

"Kita mendesak kepada partai politik atau gabungan partai politik di Bantul mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang menginginkan pemimpin Bantul mendatang adalah putera daerah,"ujar Gus Tur sapaan akrab Tur Hariyanto.‎

5. FRBB sebut putra daerah adalah keinginan masyarakat Bantul

IDN Times/Daruwaskita

Sebelumnya, Koordinator FRBB Tur Hariyanto mengaku masyarakat menginginkan cabup-cawabup mendatang diisi putra daerah. Fakta ini ia dapatkan setelah berkeliling ke berbagai desa dan dusun di Bantul. 

"Kita mendesak kepada partai politik atau gabungan partai politik di Bantul mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang menginginkan pemimpin Bantul mendatang adalah putra daerah," ujar Gus Tur sapaan akrab Tur Hariyanto.‎

Editorial Team

Related Article