Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Selama 2 Hari Merapi Luncurkan 74 Kali Guguran Lava Pijar

Kab. Sleman
Selama 2 Hari Merapi Luncurkan 74 Kali Guguran Lava Pijar
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Share Article

Sleman, IDN Times - Gunung Merapi hari ini, Selasa (2/5/2023) mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak 15 kali dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan berdasarkan pengamatan pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, guguran lava pijar meluncur ke arah Barat Daya atau Kali Bebeng.

"Teramati guguran lava pijar sebanyak 15 kali ke arah barat daya ( K.Bebeng ) dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter," ujar Agus.

 

  1. 1. Hari sebelumnya terjadi 59 kali guguran lava

    Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso. Youtube.com/BPPTKG CHANNEL
    Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso. Youtube.com/BPPTKG CHANNEL

    Sementara pada periode pengamatan Senin (1/5/2023) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi juga tercatat sebanyak 59 kali terjadi guguran lava dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter ke arah Kali Bebeng dan Kali Boyong.

  2. 2. Kubah Barat Daya alami perubahan bentuk

    Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
    Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

    Berdasarkan analisis morfologi selama sepekan mulai 21 hingga 27 April 2023, menunjukkan adanya perubahan morfologi yang terjadi pada kubah Barat Daya akibat adanya guguran lava.

    "Untuk kubah tengah tidak ada perubahan yang signifikan," ujarnya.

    Sementara itu, volume kubah barat daya Merapi berdasarkan foto udara pada 13 Maret 2023 terhitung sebesar 1.686.200 meter kubik dan untuk kubah tengah sebesar 2.312.100 meter kubik.

     

  3. 3. Status Merapi tetap siaga

    ilustrasi Gunung Merapi (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
    ilustrasi Gunung Merapi (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

    Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Level III atau Siaga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More