Dinkes Kulon Progo Rapid Test Pedagang Pasar dan Pegawai Swalayan

Kulon Progo, IDN Times - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menggelar rapid test COVID-19 dengan sasaran pedagang pasar dan pegawai toko swalayan. Rapid test COVID-19 dilakukan untuk memastikan kesehatan pedagang pasar dan pegawai toko swalayan.
1. Rapid test COVID-19 dilaksanakan selama 2 hari

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan rapid test masal berlangsung selama dua hari yakni hari ini dan Rabu (20/5) besok.
"Kita menyiapkan 500 alat rapid test," katanya, Selasa (19/5).
2. Rapid test juga menyasar pengunjung pasar dan swalayan

Menurutnya rapid test tidak saja menyasar para pedagang dan pegawai toko swalayan tetapi juga pengunjung pasar dan toko swalayan.
"Rapid test di pasar menyasar Pasar Wates, Bendungan dan Pasar Sentolo. Sedangkan untuk toko swalayan menyasar Toserba Sidoagung, Swalayan HW, Toserba WS dan Toko Busana Madyo. Pasar dan toko swalayan itu paling ramai pengunjungnya," katanya.
Rapid test sendiri dilaksanakan oleh petugas dari Puskesmas Wates, Sentolo 2, Pengasih 1 dan 2 serta UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kulon Progo. Perserta rapid test sudah dijadwal dan dilakukan secara bertahap. Selama pelaksanaan, peserta rapid test wajib cuci tangan dan menggunakan masker dan jaga jarak.
"Ini merupakan langkah untuk menekan penularan COVID-19," ucapnya.
3. Peserta rapid test yang hasilnya reaktif diminta isolasi mandiri sebelum dilakukan swab

Bagi peserta rapid test yang hasilnya reaktif naka wajib melakukan isolasi secara mandiri. Namun jika nonreaktif, akan diuji sekali lagi pada awal Juni mendatang.
"Yang nonreaktif akan menjalani rapid test kedua pada awal bulan Juni," jelasnya.
Salah satu peserta rapid test, Setya Yuli mengatakan tidak ada permasalahan dengan pelaksanaan rapid test karena selama dirinya bekerja di swalayan sudah menerapkan protokol kesehatan.
"Ya khawatir ada tetapi hasilnya baik semua (nonreaktif)," katanya.
















