Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bus Pemain Arema Dilempari Usai Pertandingan, Kaca Hancur
Tangkapan layar kondisi bus pemain Arema FC yang dilempari usai pertandingan. (youtube.com/Malang Posco Media)

Sleman, IDN Times - Sebuah video beredar di media sosial menampilkan bus yang ditumpangi tim Arema FC melaju dengan kondisi pecah kaca bagian samping diduga akibat lemparan benda keras.

Video itu viral tak lama usai berakhirnya laga lanjutan Liga 1 antara Arema FC kontra PSS Sleman yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (26/1). Laga itu berakhir 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

1. Suasana mencekam di dalam bus

Dari rekaman video, terlihat kaca bus yang dinaiki tim Arema FC pecah di sisi kiri bagian belakang. Nampak pula beberapa pemain, salah satunya Ilham Udin Armaiyn dan official Singo Edan berdiri di tengah bagian bus.

"Parah, parah, parah," kata seseorang dalam rekaman video yang diterima.

2. Kaji ulang izin laga

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Yuliyanto. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, membenarkan adanya insiden penyerangan terhadap bus Arema FC ini.

"Kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut, pendataan sementara dilakukan belum selesai. Peristiwa ini tentu menjadi pertimbangan pada jadwal laga mendatang," kata Yuli dalam keterangannya, Jumat (27/1/2023).

3. Dua pemain terluka

Tangkapan layar kondisi bus pemain Arema FC yang dilempari usai pertandingan. (youtube.com/Malang Posco Media)

Dalam rilis Arema FC, disebutkan asisten pelatih yaitu Kuncoro mengalami luka serius di bagian lutut dan harus menjalani perawatan di ruah sakit. Sementara dua punggawa Singo Edan, yakni Adilson Maringa dan Achmad Figo mendapat luka di tangan.

Tim medis telah diminta memastikan kondisi seluruh anggota skuad Arema FC usai insiden tersebut.

"Kami memastikan semuanya dalam kondisi selamat, meski ada beberapa yang terluka terkena pecahan kaca dan lemparan, termasuk yang kita tahu adalah asisten pelatih Arema, Kuncoro yang mengalami luka di daerah lutut," ujar Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.

Editorial Team

Related Article