Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Beda Gaya Gerindra dan PKB  Bantul saat Daftarkan Bacaleg ke KPU
Partai Gerindra Bantul daftarkan bacaleg ke KPU Bantul. (Dok. Istimewa)

Bantul, IDN Times - ‎Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Gerindra Kabupaten Bantul mendaftarkan 45 bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Bantul pada Sabtu (13/5/2023).

Kedua parpol ini mengusung gaya yang berbeda. Bacaleg PKB datang diiringi tabuhan rebana, sedangkan Gerindra hadir tanpa pawai budaya.

1. Daftarkan bacaleg ke KPU Bantul dengan konsep 'ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake'

Partai Gerindra Bantul daftarkan bacaleg ke KPU Bantul. (Dok. Istimewa)

Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinta, mengatakan pihaknya sengaja mendaftarkan bacalegnya tanpa menggunakan pawai budaya atau kegiatan yang unik lainnya. Pihaknya hanya menghadirkan 15 pengurus partai dan bacaleg.

"Kami punya prinsip 'ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake' (maju perang tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan)," ujarnya, Sabtu (13/5/2023).

2. Siapkan bank bacaleg jika ada bacaleg yang mundur‎

IDN Times/Daruwaskita

Menurut Darwinto, 45 bacaleg yang didaftarkan seluruhnya sudah melengkapi persyaratan administrasi namun demikian jika nantinya persyaratan oleh KPU Bantul dinilai masih kurang maka partai siap melengkapinya.

"Demikian pula ketika ada bacaleg yang mundur dengan alasan tertentu kita sudah menyiapkan penggantinya. Kita punya bank bacaleg," ungkapnya.

Darwinto menjelaskan, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 yang akan datang pihaknya menargetkan perolehan kursi sebanyak sembilan atau naik satu kursi dari perolehan Pileg 2019 yang lalu.

"Tambahan satu kursi itu kita targetkan dari daerah pemilihan Banguntapan-Piyungan," tandasnya. "Kami optimis di dapil Banguntapan-Piyungan mendapatkan tambahan satu kursi sebab seluruh calegnya merupakan petarung."

3. Perolehan kursi PKB di setiap daerah pemilihan harus naik tidak hanya suaranya saja‎

PKB daftarkan bacaleg ke KPU Bantul.(Dok.Istimewa)

Sementara itu, PKB Bantul mendaftarkan 45 bacalegnya ke KPU dengan iringan rebana yang diawali dengan doa dari kiai.

Ketua DPC PKB Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan seluruh bacaleg yang didaftarkan ke KPU Bantul sudah memenuhi persyaratan sesuai aturan dari KPU, termasuk kuota keterwakilan perempuan 30 persen.

"Bacaleg yang kita daftarkan ke KPU Bantul juga telah lolos uji kelayakan dan kepatutan (UKK) dimana ujian UKK dilakukan oleh para akademisi dan internal partai," katanya.

Halim menjelaskan dari 45 bacaleg sebanyak enam bacaleg merupakan orang yang kini duduk sebagai anggota DPRD Bantul atau petahana. Harapannya dengan majunya kembali para petahana ini dapat meningkatkan perolehan kursi pada Pileg 2024 yang akan datang.

"Kita enggak muluk-muluk, yang jelas perolehan kursi setiap daerah pemilihan harus tambah. Jadi tidak hanya suara naik tapi kursi juga harus nambah," terang Halim yang juga Bupati Bantul ini.

Lebih lanjut Halim mengatakan masyarakat Bantul diharapkan dalam memilih wakilnya dapat melihat rekam jejak dan tidak memilih karena politik uang semata.

"Jangan sampai memilih wakil rakyat karena ada uangnya namun lihat rekam jejaknya," ungkapnya.

Editorial Team

Related Article