Eko menjabarkan rekomendasi awal bahaya terakhir yang ditetapkan pada tanggal 25 Juni 2021, di mana daerah bahaya guguran lava dan awan panas berada pada
sektor Selatan dan Barat Daya meliputi Sungai Boyong, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 5 km. Pada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km, sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
"Dengan menggunakan data topografi terbaru, hasil pemodelan menunjukkan apabila kubah lava barat daya longsor secara masif, maka akan menimbulkan awan panas guguran ke Sungai Bedog, Bebeng, Krasak sejauh maksimal 6,3 kilometer dan ke Sungai Boyong sejauh 3,9 kilometer. Untuk kubah lava tengah, apabila longsor secara masif, maka awan panas guguran ke arah Sungai Gendol akan mencapai jarak 5 kilometer dan ke Sungai Woro sejauh 3 kilometer.
Berdasarkan evaluasi potensi bahaya, mulai hari ini, Rabu (26/1/2022) Badan Geologi merekomendasikan jarak aman sektor Selatan dan Barat Daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, sedangkan Sungai Bedog, Krasak, Bebeng bertambah 2 kilometer menjadi 7 kilometer.