TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Selasa, Merapi Terpantau Keluarkan Dua Kali Awan Panas Guguran

BPPTKG juga melaporkan puluhan guguran lava pijar

Awanpanas guguran Gunung Merapi. Dok: BPPTKG

Sleman, IDN Times - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan adanya awan panas guguran di Gunung Merapi pada Selasa (2/3/2021). Dari periode pengamatan yang dilakukan mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat adanya dua kali awan panas guguran.

"Teramati 2 kali awan panas guguran," ungkap Kepala BPPTKG, Hanik Humaida pada Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Mengenal Wedhus Gembel, Awan Panas yang Jadi Momok dari Merapi

1. Awan panas meluncur maksimum sejauh 1.900 meter

Awanpanas guguran Gunung Merapi. Dok: BPPTKG

Hanik menjelaskan, dari kejadian awan panas guguran tersebut, tercatat jarak maksimum luncuran sejauh 1.900 meter. Sedangkan untuk arah luncuran masih ke arah Barat Daya.

"Jarak luncur maksimum 1.900 m ke arah Barat Daya," katanya.

2. Puluhan guguran lava pijar juga terjadi

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (18/1/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Selain awan panas guguran, BPPTKG juga melaporkan adanya 39 kali guguran lava pijar. Untuk jarak luncur maksimum lava pijar mencapai 1.300 meter.

"Teramat 39 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum 1.300 m mengarah ke Barat Daya," terangnya.

Baca Juga: Cuaca Buruk di Sleman, Tower Sirine Tanda Bahaya Merapi Roboh 

Berita Terkini Lainnya