ilustrasi habis berbelanja (pexels.com/Mikhail Nilov)
Apakah kamu sering tergesa-gesa meninggalkan kasir setelah membayar belanjaan? Bila ya, hati-hati dengan uang kembalian yang diterima. Boleh jadi kamu gak sadar saat uang kembaliannya kurang. Meski dirimu sempat mencurigai jumlah uang kembalian, tiadanya setruk belanja membuatmu gak bisa apa-apa.
Bahkan kamu menjadi ragu dengan ingatanmu sendiri. Jangan-jangan total harga yang mesti dibayar memang lebih besar daripada ingatanmu sehingga uang kembaliannya sudah pas. Adanya setruk belanja menghindarkanmu dari kejadian seperti di atas.
Walau kamu baru sempat menghitungnya lagi nanti, bila uang kembalian yang buru-buru dilesakkan ke saku tak sesuai dengan setruk, dirimu dapat lebih waspada untuk ke depannya. Dirimu terdorong buat memeriksa dulu uang kembalian sebelum meninggalkan kasir. Bukan berarti petugas kasir sengaja menipu dengan memanfaatkan kelengahanmu, tetapi mereka juga manusia biasa yang dapat melakukan kesalahan ketika bekerja.
Menyimpan struk belanja mungkin terlihat merepotkan, apalagi jika jumlahnya banyak. Namun, manfaat yang didapat bisa jauh lebih besar, terutama untuk menjaga kondisi keuangan tetap terkontrol.
Kamu tidak harus menyimpannya dalam bentuk fisik. Cukup difoto atau dicatat secara digital, yang penting datanya tetap bisa diakses saat dibutuhkan. Dengan kebiasaan kecil ini, kamu bisa lebih sadar dan bijak dalam mengatur pengeluaran.